KRL Tertemper Taksi Hijau, Warga Ungkap Kronologinya

Kondisi taksi hijau usai tertemper KRL. Foto: Instagram Media Indonesia.

KRL Tertemper Taksi Hijau, Warga Ungkap Kronologinya

Gabriella Thesa Widiari • 25 August 2026 15:31

Jakarta: KRL relasi Angke-Manggarai tertemper taksi listrik Green SM di antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Karet pada Senin malam, 24 Agustus 2026. Insiden terjadi sekitar pukul 20.44 WIB.

"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line pada KA 5744B relasi Angke-Manggarai akibat tertemper mobil di antara Stasiun Tanah Abang-Karet," tulis KAI Commuter Line melalui unggahan di akun X @CommuterLine, dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.

Dikutip dari Media Indonesia, insiden bermula saat taksi listrik itu melaju dari arah Pasar Tanah Abang menuju perempatan Pejompongan. Meski telah melewati perlintasan Karet usai palang kereta diturunkan, namun padatnya arus lalu lintas dengan lampu merah menyala di depan, membuat taksi akhirnya terjebak di tengah perlintasan kereta.

Di saat bersamaan, muncul kereta dari arah Stasiun Tanah Abang yang akan memasuki Stasiun Karet dan langsung menghantam bagian belakang taksi.

Salah seorang pedagang kaki lima yang juga saksi mata, Choirudin, mengatakan bahwa taksi listrik nekat menerobos palang kereta meskipun lampu sudah menyala merah, dan tertutup. 

"Sudah ditutup portal, posisi taksi di situ, suruh ambil kiri enggak mau dia, ngeyel dia," ujar Choiruddin.


Warga mengerumuni perlintasan usai KRL tertemper taksi hijau. Foto: Instagram Media Indonesia.

Menurut dia, taksi tersebut tengah membawa penumpang. Namun dia tak mengetahui pasti berapa jumlah penumpang di dalamnya.

"Ada penumpang, enggak tahu berapa orang. Ada satu luka," kata Choiruddin. 

Belakangan diketahui, ada tiga orang tang terluka dari insiden tersebut. Pengemudi dan dua penumpang mengalami luka-luka. Taksi itu langsung dievakuasi warga dengan cara didorong menjauh dari rel kereta usai tertemper Commuter Line.

(Gabriella Thesa Widiari)