Ilustrasi peretasan. (Anadolu Agency)
Situs Resmi Presiden Kenya Diretas, Peretas Minta Tebusan 5 Bitcoin
Willy Haryono • 18 July 2026 20:01
Nairobi: Situs resmi kepresidenan Kenya menjadi sasaran peretasan pada Sabtu, 18 Juli 2026, dengan pelaku mengganti tampilan halaman utama dengan pesan yang menyasar Presiden William Ruto serta menuntut pembayaran tebusan sebesar lima Bitcoin.
Dilansir dari Anadolu Agency, peretasan tersebut terjadi pada situs resmi kepresidenan, president.go.ke.
Dalam tampilan yang diubah, pelaku mencantumkan alamat dompet mata uang kripto dan mengancam akan merilis informasi yang tidak disebutkan apabila permintaan tebusan tidak dipenuhi.
Menteri Informasi, Komunikasi, dan Ekonomi Digital Kenya William Kabogo mengonfirmasi insiden tersebut. Ia mengatakan tim keamanan siber pemerintah telah menangani peretasan itu.
"Tim siber kami sedang menangani situasi ini," kata Kabogo.
Pihak State House juga menyatakan tim Teknologi Informasi dan Komunikasi tengah berupaya mengendalikan dampak peretasan sekaligus memulihkan layanan situs.
Pada Sabtu sore, tampilan halaman utama yang telah diretas dilaporkan sudah dihapus. Namun, situs tersebut masih dinonaktifkan dan belum kembali beroperasi.
Baca juga: Jenis Serangan Crypto Attack dan Cara Menghindarinya