Serangan Israel di Gaza Tewaskan Enam Warga Palestina, Termasuk Anak-Anak

Perempuan dan anak-anak menjadi korban serangan Israel di Gaza. Foto: Anadolu

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Enam Warga Palestina, Termasuk Anak-Anak

Muhammad Reyhansyah • 31 July 2026 17:25

Gaza: Sedikitnya enam warga Palestina, termasuk anak-anak, dilaporkan tewas dalam serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza pada Kamis, 30 Juli 2026.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, rumah sakit di seluruh wilayah Gaza juga menerima 34 korban luka dalam 24 jam terakhir.

"Seorang pria dan seorang anak berusia delapan tahun tewas dalam serangan udara Israel di Kota Khan Younis, Gaza selatan," kata seorang pejabat kesehatan Palestina, dikutip dari Al Jazeera.

Serangan tersebut menghantam area tenda yang menjadi tempat penampungan warga yang mengungsi.

Dalam serangan terpisah di Kamp Pengungsi Bureij, Gaza tengah, seorang balita berusia 18 bulan dilaporkan tewas setelah sebuah rumah terkena serangan udara. Delapan orang lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, di Kota Gaza, seorang pria Palestina yang sedang mengendarai sepeda juga dilaporkan tewas dalam serangan yang melukai 10 orang lainnya.

Di tengah berlanjutnya serangan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengklaim Dewan Perdamaian telah mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza.

Trump mengatakan pelucutan senjata akan dilakukan secara bertahap dan pada akhirnya diikuti dengan penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza.

Namun, pejabat senior Hamas sekaligus anggota delegasi perunding, Ghazi Hamad, menegaskan kelompoknya tidak akan mengambil langkah menuju pelucutan senjata sebelum pasukan Israel ditarik dari Gaza.

"Hamas tidak akan melaksanakan langkah-langkah pelucutan senjata sampai Israel terlebih dahulu memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan," kata Hamad dalam wawancara dengan Al Jazeera.

Menurut Hamad, proses pelucutan senjata nantinya tidak akan melibatkan Israel, melainkan dilaksanakan oleh sebuah komite nasional Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan lebih dari 73.000 warga Palestina telah tewas sejak konflik meletus pada Oktober 2023. Angka tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

(Fajar Nugraha)