Profil Brigjen Aries Syahbudin, dari Kabag Ops jadi Kakorlantas Polri

Kakorlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin. Foto: Istimewa.

Profil Brigjen Aries Syahbudin, dari Kabag Ops jadi Kakorlantas Polri

Siti Yona Hukmana • 12 October 2026 20:45

Jakarta: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melantik Brigjen Aries Syahbudin sebagai Kakorlantas Polri menggantikan Irjen Wibowo. Pemilihan Kakorlantas baru mempertimbangkan sejumlah faktor, salah satunya rekam jejak. 

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas,” kata Kadiv Humas Polri Brigjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulis, Senin, 12 Oktober 2026.

Pergantian pimpinan Korlantas Polri tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Brigjen Aries resmi memegang tongkat kepemimpinan Korlantas Polri usai dilantik Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.

Setelah itu, dilanjutkan prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Lapangan NTMC Korlantas Polri, Jakarta. Prosesi tersebut menandai pergantian kepemimpinan di lingkungan Korlantas Polri. 

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama dan personel Korlantas Polri. Pergantian ini menjadi awal bagi Brigjen Aries Syahbudin untuk melanjutkan berbagai agenda strategis Korlantas Polri.

Profil Brigjen Aries Syahbudin

Brigadir Jenderal Polisi Aries Syahbudin merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994. Ia mempunyai pengalaman panjang yang mempertemukan pemahaman strategis dan kecakapan operasional.

Saat menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah dan Polda Sulawesi Selatan, Aries menghadapi beragam karakter wilayah dan persoalan lalu lintas. Pengalaman yang memperkaya pemahamannya tentang kebutuhan masyarakat, kondisi jalan, serta tantangan personel dalam menjalankan tugas.

Di lingkungan Korlantas Polri, tanggung jawabnya berkembang melalui jabatan Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops), hingga Penata Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II Korlantas Polri.

Rangkaian posisi tersebut memberinya sudut pandang yang luas. Mulai dari mengenali potensi risiko, menyiapkan langkah antisipasi, dan mengawal kebijakan agar dapat dilaksanakan secara tepat.

Brigjen Aries Syahbudin sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri yang baru menggantikan Irjen Wibowo. Foto: Dok. Polri.

Ketika menjabat Kabag Ops, perannya terlihat dalam kesiapan berbagai operasi besar. Mulai dari pengamanan Natal dan Tahun Baru hingga arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri. 

Aries terlibat dalam penguatan sistem kendali, kesiapan komunikasi, serta pengarahan personel. Seluruhnya menjadi bagian dari upaya menyatukan perencanaan dengan kebutuhan pelaksanaan.

Dalam persiapan Operasi Ketupat 2025, jenderal polisi bintang satu itu menjabarkan pemetaan titik rawan, antisipasi kepadatan, dan kesiapan rekayasa lalu lintas. Pemantauan berbasis data dan teknologi mendukung respons petugas terhadap perubahan situasi. Keterlibatannya dalam pengaturan langsung di lapangan turut melengkapi pengalaman tersebut.

Pada periode itu, Operasi Ketupat 2025 menorehkan capaian penting. Evaluasi Korlantas mencatat penurunan angka kecelakaan sebesar 31 persen dan jumlah korban meninggal dunia sebesar 53 persen dibanding tahun sebelumnya. Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penyelenggaraan mudik tahun tersebut sebagai yang terbaik sepanjang sejarah.

Sebagai Kabag Ops, Aries Syahbudin menjadi bagian penting dalam mengawal keberhasilan bersama tersebut. Sebuah capaian yang memperlihatkan arti kesiapan operasional, koordinasi lintas instansi, dan keputusan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Peran Aries juga hadir dalam persiapan menuju Zero kendaraan over dimension dan over load (ODOL). Sejak 2025, ia menjelaskan penanganan bertahap melalui sosialisasi, peringatan, dan penegakan hukum, disertai pendekatan kepada pengemudi, pemilik kendaraan, serta pelaku usaha. 

Dalam persiapan Zero ODOL 2027, Aries menekankan keterlibatan seluruh fungsi lalu lintas dan konsistensi kerja sama lintas sektor. Langkah-langkahnya diarahkan untuk membangun angkutan barang yang lebih tertib dan melindungi keselamatan setiap pengguna jalan.

Kini, tanggung jawab sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Polri dipercayakan kepadanya. Pengalaman dari kewilayahan hingga tingkat nasional menjadi landasan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks, memperkuat pelayanan, dan menjaga kesinambungan berbagai agenda strategis Korlantas Polri.

(Siti Yona Hukmana)