Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan. Foto: Metrotvnews.com/Azri Arifin.
Bapanas Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar
Gabriella Thesa Widiari • 21 October 2026 22:42
Jakarta: Badan Pangan Nasional (Bapanas) menarik 25 merek beras fortifikasi yang tidak sesuai standar dari peredaran. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan mengatakan hasil pengujian laboratorium menemukan ketidaksesuaian kandungan gizi pada mayoritas produk.
“Setelah pemeriksaan lab, ternyata kandungan gizinya semuanya tidak benar gitu. Ada 90 persen itu tidak benar,” kata Hermawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
“Jadi semuanya ada yang tidak pakai sama sekali vitamin, ada yang kurang persennya jauh sekali dari yang diinginkan oleh masyarakat, seperti zink, vitamin B, nah itu sangat jauh yang diharapkan oleh masyarakat,” ujar Hermawan.
Atas temuan tersebut, Bapanas telah menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian produksi, penarikan barang, hingga pencabutan izin edar. Bapanas juga menyurati pemerintah daerah agar penindakan dilanjutkan melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD).
“Selain mencabut izin juga menarik dari peredaran. Dan yang ketiga adalah menghentikan produksi. Itu yang kita kirim surat ke daerah,” ujar Hermawan.

Beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai standar. Foto: Metrotvnews.com/Azri Arifin.
Guna menjaga ketersediaan pangan nasional, pemerintah terus menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan ke masyarakat. Bapanas pun memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional saat ini dalam kondisi aman.
“Namun kalau untuk beras premium untuk di pasar tradisional aman. Demikian juga beras medium,” kata Hermawan.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)