Trump Sebut Pasukan AS Akan Ditarik dari Iran dalam 2 hingga 3 Pekan ke Depan

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Sebut Pasukan AS Akan Ditarik dari Iran dalam 2 hingga 3 Pekan ke Depan

Willy Haryono • 1 April 2026 10:10

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penarikan pasukan AS dari Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan, menandai berakhirnya operasi militer yang berlangsung sejak akhir Februari 2026.

“Kami akan segera meninggalkan Iran, mungkin dalam dua atau tiga minggu,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Anadolu, Rabu, 1 April 2026.

Trump menyatakan negara lain, termasuk Prancis, harus mulai mengurus kepentingan energi mereka secara mandiri melalui Selat Hormuz tanpa keterlibatan militer AS.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama Washington untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir telah tercapai.

Trump juga mengklaim kemampuan militer Iran telah melemah secara signifikan akibat serangan udara yang dilakukan AS. Menurutnya, Iran membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun untuk membangun kembali kekuatan militernya.

Trump turut menyebut telah terjadi perubahan kepemimpinan di Iran setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dan menilai kepemimpinan baru di negara tersebut lebih moderat.

Sejak dimulainya serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026, konflik ini telah menimbulkan dampak besar di kawasan Timur Tengah.

Otoritas Iran melaporkan lebih dari 1.340 orang tewas akibat serangan tersebut.

Sementara itu, pihak AS mencatat sedikitnya 13 personel militer Amerika gugur sejak konflik dimulai. Iran merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Eskalasi konflik juga berdampak pada jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang memicu kenaikan harga energi global dan mengganggu distribusi minyak dunia.

Trump menyatakan bahwa meski kawasan tersebut diharapkan tetap aman, Amerika Serikat tidak akan lagi bertanggung jawab atas pengamanan jalur perdagangan internasional di wilayah tersebut setelah penarikan pasukan. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Iran Siap Akhiri Perang Jika Ada Jaminan Perang Tak Akan Terulang

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)