Presiden Prabowo Subianto bertemu Sugianto, pekerja mingran yang menyelamatkan lansia dari kebakaran di Korsel. Foto: Dok. Bakom.
Disalami Prabowo, Kisah Sugianto Gendong Lansia saat Kebakaran Korsel
Muhamad Marup • 2 April 2026 16:15
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menunjukkan gestur bangga terhadap Sugianto, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan. Dalam kunjungannya di Negeri Ginseng pada Rabu, 1 April 2026 itu, prabowo lantas menyalami Sugianto dan beberapa kali menepuk punggungnya tanda bangga.
Sugianto dicintai masyarakat Korsel karena berhasil menyelamatkan para lansia dari kebakaran hutan di Yeongdeok pada Maret 2025. Selain dari masyarakat, apresiasi juga diberikan pemerintah Korea Selatan dan Indonesia kepada PMI asal Indramayu, Jawa Barat itu.
Baca Juga :
Gestur Bangga Prabowo saat Menyalami Sugianto yang Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Korsel
Sugianto yang merupakan seorang nelayan, membantu tujuh lansia untuk menyelamatkan diri dari kebakaran besar di hutan Yeongdeok pada Maret 2025. Beberapa sumber lain menyebut Sugianto menyelamatkan sebanyak 10 orang.
Ia membangunkan orang-orang sepuh yang tertidur saat si jago merah melalap hutan dan area sekitar. Ia bahkan menggendong mereka satu per satu ke area yang lebih aman.
Untuk menyelamatkan para lansia, Sugianto harus berlari bolak-balik sejauh 300 meter dari desa hingga dermaga yang aman. Kondisi tidak mudah karena saat itu terjadi listrik dan komunikasi yang terputus.
?Dalam situasi darurat yang mengancam nyawa, Sugianto bertindak cepat, tulus, dan tanpa pamrih. Sebuah tindakan kemanusiaan yang melampaui kewarganegaraan.

Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Sugianto (tengah), pekerja mingran yang menyelamatkan lansia dari kebakaran di Korsel. Foto: Dok. Bakom.
"Yang saya pikirkan hanyalah bahwa saya perlu menyelamatkan nenek-nenek dan penduduk dengan cepat," ujar Sugianto, mengutip unggahan Instagram Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kamis, 2 April 2026.
Daftar Penghargaan
Aksinya ini mendapat sorotan karena dianggap sebagai pahlawan. Banyak media Korsel yang menjadikan namanya sebagai headline berita nasional.
Aksi heroiknya ini diganjar banyak penghargaan. Presiden Korsel Lee Jae Myung memberikan penghargaan The Order of Civil Merit atas aksi heroiknya untuk menyelamatkan warga, awal tahun lalu.
Penghargaan tersebut merupakan penghargaan penghormatan khusus yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang berjasa bagi pemerintah dan rakyat Korea Selatan.
"Penghargaan ini bukan hanya simbol, tapi pengingat bahwa pekerja migran adalah representasi dari nilai dan martabat bangsa Indonesia," ucapnya.
Dari dalam negeri, ia juga mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari KP2MI. Ia juga diangkat sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia.

Sugianto dan Keluarga saat berbincang dengan Menteri P2MI, Mukhtarudin. Foto KP2MI
Selain itu, Sugianto mendapatkan visa jenis F-2 dari Kementerian Kehakiman Korea Selatan. Visa F-2 memungkinkan pemegangnya untuk bisa tinggal di Korea Selatan hingga lima tahun.
Kisah Sugianto membuktikan bahwa pekerja migran Indonesia tak hanya berkontribusi secara ekonomi, tetapi juga menjadi jembatan kemanusiaan dan persahabatan antarbangsa.