Kembangkan Potensi Lokal, Pemkab Aceh Barat Siapkan Skema Pemberdayaan Desa

Ilustrasi pemberdayaan masyarakat. Foto: Dok. Istimewa.

Kembangkan Potensi Lokal, Pemkab Aceh Barat Siapkan Skema Pemberdayaan Desa

Fachri Audhia Hafiez • 5 September 2026 20:52

Aceh Barat: Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menawarkan program pemberdayaan ekonomi kepada sejumlah desa di Kabupaten Aceh Barat. Langkah ini guna mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

“Pak Menteri menawarkan beberapa bantuan melalui Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (SEHATI), seperti desa ayam petelur, ayam pedaging, desa buah tertentu, hingga desa wisata. Semuanya diarahkan untuk mendukung dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi usai bertemu Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, dikutip Sabtu, 5 September 2026.
 


Tarmizi menjelaskan bahwa penawaran program SEHATI tersebut disampaikan saat ia bersama Wakil Bupati Said Fadheil beraudiensi dengan Yandri untuk mengusulkan berbagai bantuan pemerintah pusat. Menurut Tarmizi, pelaksanaan program tidak diterapkan secara seragam. 

Setiap desa diberikan keleluasaan untuk memilih jenis usaha yang akan dikembangkan sesuai potensi, kebutuhan, serta tingkat kesiapan wilayah masing-masing. Selain program mandiri per desa, pertemuan tersebut menyepakati skema penguatan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) untuk tingkat kecamatan.


Bupati Aceh Barat Tarmizi bertemu Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto. Foto: Dok. Istimewa.

“Kita juga membahas skema BUMDesma. Misalnya dalam satu kecamatan ada beberapa desa yang menjalankan program bersama, baik peternakan maupun pertanian, dan nantinya akan mendapat dukungan dari kementerian,” ujar Tarmizi.

Melalui BUMDesma, beberapa desa yang memiliki potensi serupa dapat mengelola usaha pertanian maupun peternakan secara terpadu agar memiliki skala ekonomi yang lebih besar dan efisien.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat selanjutnya akan memetakan kesiapan setiap desa sebelum menyusun usulan teknis yang bakal dibahas bersama jajaran Direktorat Jenderal di Kemendes PDT.

(Fachri Audhia Hafiez)