Karhutla Aceh Barat Meluas Jadi 11,5 Hektare

Petugas BPBD melakukan upaya pemadaman api di salah satu lokasi kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat

Karhutla Aceh Barat Meluas Jadi 11,5 Hektare

Silvana Febiari • 5 September 2026 14:52

Aceh Barat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik terus meluas. Luas area yang terbakar kini mencapai 11,5 hektare, dari sebelumnya 9,5 hektare.

“Upaya pemadaman masih terus kita lakukan hingga saat ini, dengan harapan seluruh lokasi kebakaran lahan dapat dipadamkan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, dilansir dari Antara, Sabtu, 5 September 2026. 

Hingga saat ini, pihaknya bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman dan pemantauan intensif di lokasi kejadian. Wilayah yang terdampak musibah kebakaran lahan meliputi Kecamatan Johan Pahlawan di Gampong Blang Beurandang seluas 3 hektare, Kecamatan Samatiga di Gampong Mesjid Baro seluas 5 hektare.


Kemudian di Kecamatan Kaway XVI berlokasi di Gampong Simpang seluas 2 hektare, serta Kecamatan Woyla di Gampong Aron Tunong seluas kurang lebih 1,5 hektare.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Aceh Barat diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan operasi pemadaman bersama unsur TNI, Polri, KPH IV Aceh, dan masyarakat setempat.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kerugian yang ditimbulkan sejauh ini adalah rusaknya vegetasi tanaman serta berpotensi mengganggu pernapasan warga di sekitar lokasi," jelasnya.

Dharmawan menjelaskan upaya pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala teknis. Di antaranya keterbatasan sumber air di Kecamatan Woyla, angin kencang, serta sulitnya akses menuju titik api, terutama di Gampong Simpang, Kecamatan Kaway XVI, Samatiga, dan Johan Pahlawan.


Petugas BPBD Aceh Barat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat


Untuk menunjang operasional, tim gabungan menyiagakan sejumlah sarana dan prasarana pendukung, antara lain 1 unit armada D-Max, 1 unit ATV, 1 unit drone pemantau, serta 2 unit mesin pemadam air beserta perlengkapan selang.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.

(Silvana Febiari)