Presiden Prabowo Subianto di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Youtube DPR.
Prabowo Tiru Malaysia hingga Rusia Kelola Ekspor Komoditas SDA
Husen Miftahudin • 20 May 2026 12:18
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengaku akan belajar banyak terhadap tata pengelolaan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) yang dilakukan sejumlah negara-negara yang dianggap berhasil, seperti Malaysia, Arab Saudi, hingga Rusia.
"Kita harus lihat dan belajar dari Saudi Arabia, Qatar, Rusia, Aljazair, Kuwait, Maroko, Ghana. Bahkan dari tetangga kita seperti Malaysia dan Vietnam," ucap Presiden dalam Rangka Penyampaian KEM-PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Negara-negara tersebut, kata Prabowo, telah berhasil mengelola tata kelola ekspor komoditas SDA sehingga mampu meningkatkan penerimaan negara. "Mereka benar-benar menguasai dan berhasil mengelola kekayaan sumber daya alam mereka," tutur dia.

Presiden Prabowo Subianto di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Youtube DPR.
Prabowo menjelaskan, peningkatan penerimaan negara melalui optimalisasi tata kelola ekspor komoditas SDA yang dilakukan negara-negara tersebut, langsung dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat mereka.
"Mereka berhasil menyelenggarakan pendidikan yang terbaik yang tidak kalah dengan pendidikan negara-negara industri maju. Mereka punya layanan kesehatan yang baik, infrastruktur modern, Sovereign Wealth Fund kelas dunia," kata Kepala Negara.
Karena itu, Prabowo meminta semua pihak agar tidak malu belajar dari negara-negara yang sudah lama mampu memanfaatkan sumber daya alam mereka untuk sebesar-sebesarnya demi kemakmuran rakyat mereka.
"Karena itu saya tegaskan, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia hari ini bukan kebijakan yang aneh-aneh, bukan kebijakan luar biasa. Ini adalah praktek yang sudah dilakukan oleh banyak negara yang bertujuan untuk kepentingan rakyat," tegas Prabowo.