Basarnas Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya, Ini Ciri-cirinya

Tim SAR evakuasi jenazah tanpa identitas di bawah tebing Pantai Savaya, Denpasar, Senin 20/4/2026. ANTARA/ho-Basarnas Bali

Basarnas Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas di Pantai Savaya, Ini Ciri-cirinya

Lukman Diah Sari • 20 April 2026 10:38

Denpasar: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah tanpa identitas di sebuah tebing kawasan Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kabupaten Badung, Bali. Jenazah itu ditemukan pada Minggu sore, 19 April 2026.

“Sesosok tubuh laki-laki ditemukan terdampar di Pantai Savaya, Minggu sore,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Senin, 20 April 2026, melansir Antara.


Tim SAR evakuasi jenazah tanpa identitas di bawah tebing Pantai Savaya, Denpasar, Senin 20/4/2026. ANTARA/ho-Basarnas Bali

Ia mengatakan, informasi kejadian baru diterima petugas siaga Kantor Basarnas Bali pada pukul 17.10 Wita dari anggota Polsek Kuta Selatan. Selanjutnya, anggota ditugaskan untuk melakukan evakuasi.

Tiga personel kemudian berangkat menuju lokasi kejadian, namun karena sulitnya proses evakuasi, Basarnas melibatkan unsur SAR lainnya yaitu gabungan dari Polsek Kuta Selatan, Bhabinsa Desa Pecatu Pecatu, Linmas Desa Pecatu, petugas Ambulans Banser, dan masyarakat setempat.

Nyoman Sidakarya menyampaikan bahwa upaya evakuasi cukup memakan waktu, karena akses ke posisi jenazah harus menuruni medan yang curam dan batu karang tajam. Ketika sampai dasar tebing Pantai Savaya, tim SAR hanya menemukan jenazah tanpa identitas dengan ciri-ciri laki-laki berkulit cokelat, menggunakan celana dalam berwarna biru, tanpa busana lain ataupun kartu identitas.

"Jenazah kemudian dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas," ujar Nyoman.

Selain kondisi yang beresiko tersebut, evakuasi harus dilakukan dengan berhati-hati karena situasi gelap sehingga pencahayaan di sekitar tebing terbatas. Akhirnya jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.40 Wita.

“Jenazah tanpa identitas tersebut dibawa menuju RSUP Prof Ngoerah menggunakan ambulans,” kata Nyoman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)