Komisi VI Cek Kesiapan Energi dan Transportasi Jelang Mudik 2026

Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Halid (tengah) memantau kesiapan sektor energi dan transportasi di Makassar, Sulsel. Foto: Istimewa.

Komisi VI Cek Kesiapan Energi dan Transportasi Jelang Mudik 2026

Anggi Tondi Martaon • 8 March 2026 17:47

Jakarta: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, mengecek kesiapan menegaskan kesiapan sektor energi dan transportasi menjelang Mudik Lebaran 2026. Sebab, kesiapan kedua sektor tersebut dinilai menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat signifikan selama periode libur hari raya.

Hal tersebut disampaikan Nurdin Halid dalam kunjungan kerja Komisi VI DPR RI di Makassar bersama sejumlah mitra strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam pertemuan tersebut, berbagai pemangku kepentingan membahas langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan sektor energi dan transportasi menghadapi lonjakan aktivitas perjalanan masyarakat pada musim mudik.

Menurut Nurdin, peningkatan mobilitas kendaraan selama arus mudik hampir selalu diikuti dengan lonjakan konsumsi BBM di berbagai wilayah. "Terutama di jalur-jalur utama perjalanan darat," kata Nurdin melalui keterangan tertulis, Minggu, 8 maret 2026.

Oleh karena itu, ia meminta PT Pertamina (Persero) untuk memperkuat distribusi serta menjaga stabilitas pasokan BBM di SPBU. Sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar selama perjalanan.

Selain ketersediaan energi, Komisi VI DPR RI menyoroti kesiapan sektor transportasi nasional yang berada di bawah koordinasi BUMN. Sejumlah operator transportasi seperti PT Angkasa Pura Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Garuda Indonesia, Citilink, serta PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan layanan.

Ilustrasi mudik. Foto: Medcom.id.

"Mulai dari ketersediaan armada hingga kualitas pelayanan bagi penumpang," ungkap Nurdin.

Nurdin menekankan bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah, BUMN, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus mudik nasional.

Ia menilai kesiapan infrastruktur energi dan transportasi bukan hanya soal operasional semata, tetapi juga bagian dari tanggung jawab negara dalam memberikan pelayanan publik yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)