Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok. Polri
Polri Dirikan 2.746 Posko Pengamanan Lebaran
Athiyya Nurul Firjatillah • 2 March 2026 16:04
Jakarta: Polri menyiapkan 2.746 posko pengamanan dan pelayanan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Posko ini didirikan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, ribuan pos tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama menteri dan kepala lembaga terkait di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
“Kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret dan tagline kali ini adalah ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder,” kata Listyo di lokasi, Senin, 2 Maret 2026.
Dari 2.746 pos yang disiapkan, sebanyak 1.624 merupakan Pos Pengamanan (Pos Pam) yang difokuskan untuk pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan situasi kamtibmas. Kemudian, 779 Pos Pelayanan (Pos Yan) disediakan sebagai fasilitas pendukung bagi pemudik, termasuk tempat beristirahat bagi pengendara yang mengalami kelelahan. Sementara itu, 343 Pos Terpadu akan difungsikan sebagai pusat koordinasi selama operasi berlangsung.
Menurut Kapolri, pendekatan pengamanan akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif agar perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar. “Ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” ujar Listyo.
.jpg)
Ilustrasi jalan tol. Foto: Dok. Jasa Marga.
Selain menyiapkan posko, Polri memetakan lebih dari 185 ribu objek pengamanan yang mencakup tempat ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta simpul transportasi seperti terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara. Kapolri turut meminta jajaran mengoptimalkan layanan darurat kepolisian selama masa mudik.
“Optimalkan layanan 110. Sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan, langsung bisa memencet layanan kepolisian 110 untuk bisa kita tindak lanjuti,” ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
Melalui kesiapan posko dan penguatan sinergi lintas sektor, Polri berharap pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.