Warga Cempaka Putih Digegerkan Temuan 2 Granat Asap

Tim Gegana mengamankan temuan dua buah granat asap tidak aktif di sebuah lahan kosong di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Christian.

Warga Cempaka Putih Digegerkan Temuan 2 Granat Asap

Christian • 16 September 2026 19:19

Jakarta: Warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat, digemparkan dengan temuan dua buah granat asap di sebuah lahan kosong di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Rabu, 16 September 2026. Kedua granat itu dipastikan tidak aktif.

“Tadi kami dapat laporan dari warga yang melaporkan adanya temuan yang diduga granat asap yang tidak aktif. Kemudian kami langsung cek lokasi dan menghubungi tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya,” ucap Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan saat diwawancarai di lokasi, Rabu, 16 September 2026.
 


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sang Ngurah Wiratama Satria Pathy menjelaskan bahwa penemuan tersebut bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, seorang pemulung yang sedang mengumpulkan barang bekas di lahan terbengkalai melihat benda asing mencurigakan, lalu segera melaporkannya ke pihak berwajib.

“Menerima laporan dari warga, personel Kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi (police line), dan berkoordinasi dengan Detasemen Gegana Polda Metro Jaya untuk langkah penanganan steril,” kata Sang Ngurah.


Tim Gegana mengamankan temuan dua buah granat asap tidak aktif di sebuah lahan kosong di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Christian.

Guna memastikan keamanan lingkungan kampus dan permukiman sekitar, Tim Gegana langsung menerjunkan personel untuk melakukan sterilisasi serta penyisiran ulang di seluruh area lahan kosong. Saksi penemu granat juga telah dibawa ke Polsek Cempaka Putih untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Lokasi ini dipastikan sudah steril karena dua granat asap yang sudah tidak aktif tersebut sudah diamankan anggota Brimob," ujar Sang Ngurah.

Aksi cepat kepolisian dalam mensterilkan area sempat menarik perhatian warga dan mahasiswa di sekitar lokasi. Fathir, salah seorang mahasiswa STMIK yang beraktivitas di dekat TKP, mengaku sempat tertahan saat hendak mengambil kendaraannya.

"Karena ada sterilisasi saya baru bisa ambil motor sore ini," tutur mahasiswa teknik tersebut.

(Fachri Audhia Hafiez)