Petugas BPBD DKI Jakarta menyiapkan logistik bagi korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/HO-BPBD DKI
BPBD DKI Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Kebakaran Kemayoran
Achmad Zulfikar Fazli • 2 June 2026 12:31
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mendistribusikan sejumlah logistik untuk memenuhi kebutuhan bagi korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat. Bantuan yang diberikan mulai dari 330 paket sandang, 330 paket family kit, 330 paket bantuan anak-anak, kasur lipat 620 buah, bantal 620 buah, dan selimut 620 buah, serta 10 lembar terpal.
"Bantuan sejak malam sudah didistribusikan, dan masih bergerak bantuan BPBD ke lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
BPBD juga mendistribusikan makanan siap saji sebanyak 620 boks, air mineral 200 dus, dan biskuit 330 kaleng. "Kami juga terjunkan personel untuk membantu para korban kebakaran," ujar dia.
Dia menambahkan BPBD beserta instansi terkait juga mendirikan sejumlah tenda bagi para pengungsi untuk tempat tinggal sementara.
"Pendirian tenda sudah dilakukan. Saat ini akan ditambah lagi untuk tendanya," kata dia.

Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Pasar Jiung, Kemayoran, Jakpus. Foto- Istimewa
Baca Juga:
Kebakaran di Kemayoran Hanguskan Ratusan Rumah, 674 Warga Terdampak |
Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Jiung, Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 1 Juni 2026. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan 35 mobil pemadam dan 175 personel untuk memadamkan api.
Operasi pemadaman dimulai pukul 21.05 WIB dan perambatan api berhasil dilokalisasi pada pukul 23.30 WIB. Petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 04.15 WIB, Selasa, 2 Juni 2026, untuk mengurai material yang masih berpotensi terbakar.
Data BPBD DKI Jakarta mencatat 304 rumah terdampak kebakaran. Sebanyak 354 kepala keluarga atau 674 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Selain kerugian material, delapan warga dilaporkan mengalami luka sedang, dan tidak ada korban meninggal dunia.
Berdasarkan pendataan sementara BPBD, warga terdampak tersebar di dua wilayah terdampak utama. Di RW 04 RT 012 - RT 016, tercatat 522 jiwa dari 320 kepala keluarga terdampak dengan 270 bangunan terdampak. Lalu, di RW 05 RT 001 - RT 002, terdapat 152 jiwa dari 34 kepala keluarga dengan 34 bangunan terdampak. Warga masih bertahan di pengungsian sambil menunggu pendataan lanjutan dan penyaluran bantuan dari pemerintah daerah.