Menkeu Purbaya 'Pede' Fundamental Ekonomi Menguat

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Foto: Dok. Kemenkeu.

Menkeu Purbaya 'Pede' Fundamental Ekonomi Menguat

Kautsar Widya Prabowo • 6 February 2026 15:52

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim fundamental ekonomi nasional menunjukkan perbaikan signifikan. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal lebih cepat daripada sekarang.

"Ke depan akan membaik juga, bahkan lebih bagus lagi. Saya pikir pertumbuhannya akan lebih cepat,” ujar Purbaya di Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Jumat, 6 Februari 2026.

Hal itu disampaikan Purbaya merespons lembaga pemeringkat Moody’s menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stable menjadi negative. Menurut dia, hal itu tidak perlu direspons secara berlebihan.

“Ya, biar saja seperti itu (Moody's menurunkan peringkat kredit Indonesia). Yang jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah, lebih cepat dari sebelumnya," ungkap Purbaya.

Menurutnya, Moody’s masih menyimpan sejumlah keraguan terhadap beberapa program pemerintah. Namun, seiring waktu, lembaga pemeringkat tersebut diyakini akan melihat kondisi Indonesia secara lebih objektif.

“Nanti saya pikir pelan-pelan Moody’s akan melihat apa yang terjadi di sini dengan lebih fair. Walaupun ada program seperti itu yang mereka ragukan, tapi ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Pelan-pelan nanti keraguannya akan hilang lagi,” tegas Purbaya.

Purbaya menambahkan, pada prinsipnya lembaga pemeringkat hanya menilai dua hal utama, yakni kemampuan dan kemauan suatu negara dalam membayar utang. Menurutnya, Indonesia memenuhi kedua aspek tersebut.

“Lembaga pemerintah sebenarnya menilai apakah kita mampu bayar utang atau mau bayar utang. Dua-duanya kita penuhi. Jadi seharusnya tidak ada masalah,” ujar Purbaya.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Terkait dampak terhadap arus modal asing, Menkeu meyakini efeknya hanya bersifat sementara. Ia menilai investor yang memahami kondisi ekonomi Indonesia tidak akan mudah terpengaruh oleh sentimen jangka pendek.

“Ini saya pikir hanya jangka pendek saja. Kalau orang yang penakut ya akan takut. Tapi selama mereka lihat fondasi ekonomi kita membaik apalagi kuartal keempat hasilnya bagus jelas ekonomi kita sudah berbalik arah,” kata Purbaya.

Ia kembali menegaskan tidak ada alasan bagi investor untuk meragukan komitmen Indonesia dalam memenuhi kewajiban utangnya. “Enggak ada alasan ketakutan kita enggak bisa bayar atau kitae nggak mau bayar utang,” pungkas Purbaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)