Rincian Terbaru Harga Emas Antam hingga Hitung-hitungan Gaji Aman Buat Beli Mobil

Emas Antam. Foto: Metrotvnews.com/Husen.

Rincian Terbaru Harga Emas Antam hingga Hitung-hitungan Gaji Aman Buat Beli Mobil

Husen Miftahudin • 30 March 2026 07:25

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Minggu, 29 Maret 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari rincian terbaru harga emas Antam hingga hitung-hitungan gaji aman biar kantong tidak jebol untuk membeli mobil.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Rincian Terbaru Harga Emas Antam Minggu, 29 Maret 2026

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini tidak mengalami perubahan.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Makin Mentereng, Ini Daftar Selengkapnya

Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) pada hari ini kompak mengalami kenaikan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Mau Beli Mobil? Simak Hitung-hitungan Gaji Aman Biar Kantong Tidak Jebol

Data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga awal 2026 mencatat rata-rata upah pekerja di Indonesia berada di angka Rp3,33 juta per bulan, jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta sebesar Rp5.726.876. Kondisi ini menuntut perencanaan finansial yang matang terutama bagi pekerja yang ingin memiliki mobil pribadi.

Baca berita selengkapnya di sini.
 

Baca juga: Top Ekonomi Sepekan: Harga Perak Antam Turun hingga Harga Emas Antam 'Mager'

4. Hari Terakhir Libur Lebaran, 20 Ribu Tiket Whoosh Diprediksi Ludes Terjual

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 12 ribu tiket kereta cepat Whoosh telah terjual hingga Minggu siang pada momentum tujuh hari setelah Idulfitri 1447 Hijriah atau H+7 Lebaran 2026.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Hadapi 'Godzilla El Nino', Pemerintah Siap Jaga Produksi Padi

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan untuk menjaga produksi padi tetap optimal melalui langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung April hingga Oktober 2026.

Baca berita selengkapnya di sini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)