Arsip - Gunung Rinjani dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Nur Imansyah.
Kebakaran Padam, Jalur Pendakian Senaru Gunung Rinjani Kembali Dibuka
Silvana Febiari • 3 October 2026 10:45
Mataram: Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat kembali membuka jalur pendakian Senaru, Kabupaten Lombok Utara, menuju Gunung Rinjani. Jalur tersebut sebelumnya ditutup sementara akibat kebakaran hutan di kawasan tersebut.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiarsito mengatakan jalur pendakian Senaru dapat kembali dibuka setelah proses pemadaman kebakaran hutan selesai. Pembukaan dilakukan setelah melalui evaluasi dan asesmen bersama para pemangku kepentingan.
"Jalur pendakian Senaru dibuka kembali mulai 3 Oktober 2026," kata Astekita, dilansir dari Antara, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Pembukaan jalur dilakukan setelah kondisi api dipastikan telah padam. Sarana dan prasarana pendakian juga telah diperiksa untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung.
"Para wisatawan yang akan melakukan pendakian bisa melakukan registrasi secara online melalui aplikasi eRinjani," ujarnya.
Dengan dibukanya kembali jalur Senaru, lima jalur wisata pendakian TN Gunung Rinjani kembali beroperasi secara normal di antaranya Sembalun, Senaru, Tibanuh, Tetebatu, Aik Berik.
"Saat ini ada lima jalur pendakian yang dibuka," ucapnya.

Arsip - Gunung Rinjani dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Nur Imansyah.
Sebelumnya, kebakaran hutan terjadi di jalur pendakian Senaru dan Torean. Api membakar sejumlah vegetasi, mulai dari cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan, dedaunan kering, hingga vegetasi bawah lainnya.
"Berdasarkan pemantauan sementara sampai 29 September 2026, luas areal terdampak mencapai 1.098,75 hektare dan tidak terdapat titik api baru/meluas," ungkapnya.
Ia mengatakan pemantauan kondisi kebakaran di kawasan tersebut dilakukan via drone dari jarak 350 meter. Titik api tersisa berupa pohon berdiri yang sudah terbakar sebelumnya, dalam kondisi terisolasi dan tidak merambat.
"Tim tetap siaga antisipasi penyalaan kembali. Pengawasan diperkuat via patroli dan pemeriksaan barang bawaan," tuturnya.
Kebakaran hutan di Bukit Setampol, Resor Torean, Gunung Rinjani Lombok tersebut terjadi pada Selasa, 22 September 2026.