Menhan Sjafrie Peringatkan Prajurit TNI: Jangan Terlibat Judol dan Narkoba!

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin. Dok. MI/Kementerian Pertahanan

Menhan Sjafrie Peringatkan Prajurit TNI: Jangan Terlibat Judol dan Narkoba!

Rahmatul Fajri • 20 October 2026 08:03

Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memperingatkan seluruh prajurit TNI untuk tidak melakukan pelanggaran hukum. Sjafrie menegaskan segala bentuk penyimpangan merupakan pelanggaran disiplin berat yang berujung pada sanksi tegas keprajuritan.

Hal ini disampaikan Menhan Sjafrie saat memberikan pengarahan langsung dalam kunjungan kerja meninjau Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 928/Brata Sena Yudha (BSY) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu, 18 Oktober 2026.

"Saya perintahkan Danyon untuk selalu memeriksa kesehatan prajurit secara berkala. Jangan ada satu pun prajurit yang terkontaminasi narkoba maupun terlibat judi online! Semua bentuk penyimpangan adalah pelanggaran disiplin berat yang ada sanksi tegas keprajuritannya. Pegang teguh sapta marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI," tegas Sjafrie melalui keterangannya, Selasa, 20 Oktober 2026.

Ilustrasi TNI. Dok Metrotvnews.com

Sjafrie menginstruksikan Komandan Batalyon rutin memeriksa kesehatan dan mengawasi kedisiplinan seluruh prajurit secara berkala. Hal ini untuk memastikan lingkungan kesatuan tetap bersih dari ancaman narkoba dan judi online.

Sjafrie juga menggarisbawahi posisi strategis Yonif TP 928/BSY yang berada di pintu gerbang perbatasan perairan penghubung Pulau Jawa dan Bali. Dia memerintahkan prajurit untuk tidak melonggarkan kewaspadaan dalam mengawal pergerakan ekonomi nasional.

"Kalian berada di jalur lintasan perbatasan dan pergerakan ekonomi nasional Jawa–Bali. Harus selalu waspada! Laksanakan patroli jalur keamanan dan patroli perimeter secara ketat untuk memastikan Kabupaten Jembrana dan Bali tetap aman serta nyaman. Jangan sampai ada celah ancaman yang menggoyahkan stabilitas wilayah ini," ujar Sjafrie.
 

Sjafrie mengingatkan Yonif TP 928/BSY memiliki kualifikasi teritorial pembangunan yang dilengkapi kompi fungsional di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, serta konstruksi. Para prajurit harus aktif bersinergi dengan Pemerintah Daerah Jembrana untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekitar.

(Achmad Zulfikar Fazli)