Iran memperingatkan konflik dapat meluas jika Donald Trump kembali melancarkan operasi militer di kawasan bersama Israel. (Anadolu Agency)
Iran Sebut Perang Bisa Lebih Meluas di Kawasan jika AS Luncurkan Serangan Baru
Willy Haryono • 31 October 2026 17:59
Teheran: Juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, memperingatkan bahwa perang baru di kawasan Timur Tengah dapat meluas ke wilayah yang jauh lebih besar jika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan operasi militer bersama Israel.
"Jika presiden AS sekali lagi memulai petualangan militer di kawasan ini di bawah tekanan dan dorongan kaum Zionis, api perang tidak diragukan lagi akan meluas ke wilayah geografis yang jauh lebih besar," tulis Akraminia melalui platform media sosial X pada Sabtu.
"Dan akhir konflik tidak akan berada di tangannya (Trump)," tambahnya.
Akraminia juga menyinggung rekam jejak Trump yang menurutnya telah mengkhianati diplomasi. Ia mengatakan Angkatan Darat Iran terus meningkatkan kesiapan tempur dan memantau secara ketat pergerakan militer AS di kawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika ketegangan di Timur Tengah masih tinggi setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu kemudian dibalas Iran dengan serangkaian aksi militer di kawasan.
Meski upaya diplomatik telah dilakukan dan Washington serta Teheran menandatangani nota kesepahaman pada Juni, ketegangan masih berlanjut, terutama terkait pengaturan keamanan dan pelayaran di Selat Hormuz.
Baca juga: Trump Diduga Akan Perintahkan Serangan Besar ke Iran jika Republik Kalah Pemilu