Partai Nasional dan Buruh Bersaing Ketat dalam Pemilu Selandia Baru

Warga Selandia Baru menggunakan hak suara mereka dalam pemilu nasional pada Sabtu, 7 November 2026. (Anadolu Agency)

Partai Nasional dan Buruh Bersaing Ketat dalam Pemilu Selandia Baru

Willy Haryono • 7 November 2026 14:32

Wellington: Tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Selandia Baru ditutup pada Sabtu, 7 November 2026, setelah para pemilih telah menggunakan hak suara mereka dalam pemilihan umum untuk menentukan pemerintahan baru.

Menurut laporan media setempat, TPS dibuka pada pukul 09.00 waktu setempat pada Jumat dan ditutup pada pukul 19.00 waktu setempat pada Sabtu.

Penghitungan suara langsung dimulai setelah TPS pertama ditutup, menurut Radio New Zealand. Hasil sementara diperkirakan diumumkan pada Sabtu ini, sedangkan hasil final dijadwalkan keluar paling lambat 27 November.

Pemilu kali ini mempertemukan Partai Nasional yang berkuasa dengan Partai Buruh yang berhaluan kiri tengah sebagai oposisi utama. Sejumlah partai lain juga ikut bersaing memperebutkan kursi parlemen.

Partai-partai besar lainnya yang mengikuti pemilu antara lain Partai Hijau, ACT New Zealand, dan New Zealand First. Sementara itu, partai-partai yang lebih kecil seperti Te Pati Maori dan Opportunity Party juga turut berkompetisi.

Salah satu peserta baru dalam pemilu kali ini adalah Free Palestine Party. Pemimpin partai tersebut, Paul Hopkinson, sebelumnya mengatakan kepada media Anadolu bahwa partainya ingin mengangkat isu Palestina sebagai salah satu perhatian utama dalam kampanye pemilu.

Baca juga: Selandia Baru Kecam Ekspansi Permukiman Israel di Tepi Barat

(Willy Haryono)