Ilustrasi freepik
10 Garam Termahal di Dunia, Harganya Ada yang Tembus Rp3 Juta
Putri Purnama Sari • 9 July 2026 18:56
Jakarta: Garam dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang hampir selalu ada di setiap masakan. Selain berfungsi sebagai penyedap rasa, bahan ini juga identik dengan harga yang terjangkau.
Namun, tidak semua garam dijual dengan harga murah. Di berbagai negara, terdapat sejumlah jenis garam premium yang dibanderol hingga ratusan dolar Amerika Serikat. Harganya yang fantastis dipengaruhi oleh proses produksi yang rumit, kelangkaan, hingga kandungan mineral yang dimilikinya.
Dilansir dari The Most Expensive, berikut daftar garam termahal di dunia.
Daftar 10 Garam Termahal di Dunia
1. Korean (Amethyst) Bamboo Salt

Dok: freepik
Korean Bamboo Salt atau Amethyst Bamboo Salt menempati posisi pertama sebagai garam termahal di dunia. Garam ini dijual sekitar USD 200 atau sekitar Rp3,2 juta per 454 gram.
Proses pembuatannya sangat panjang dan rumit. Garam laut dimasukkan ke dalam batang bambu, kemudian dipanggang sebanyak sembilan kali menggunakan suhu sekitar 760-982 derajat Celsius. Seluruh proses tersebut memakan waktu sekitar 40-45 hari hingga menghasilkan warna ungu pekat yang menjadi ciri khasnya.
2. Kamebishi Soy Salt
Kamebishi Soy Salt dijual sekitar USD 155 atau sekitar Rp2,5 juta per 454 gram. Keistimewaan garam asal Jepang ini terletak pada proses pembuatannya yang membutuhkan waktu sedikitnya lima tahun. Garam dibuat dari kecap asin yang difermentasi selama dua tahun, kemudian difermentasi kembali selama tiga tahun hingga menghasilkan kadar garam sekitar 14,5 persen.
3. Bora Bora Sea Salt
Bora Bora Sea Salt dibanderol sekitar USD 145 atau sekitar Rp2,3 juta per 454 gram. Garam ini diproduksi secara manual dalam jumlah terbatas dengan memanfaatkan sinar matahari dan angin dari Samudra Pasifik. Proses tradisional tersebut membuat kandungan mineralnya tetap terjaga sekaligus meningkatkan nilai jualnya.
4. Saffron Salt

Dok: Smoking Goose
Saffron Salt dijual sekitar USD 115 atau sekitar Rp1,8 juta per 454 gram. Harga garam ini dipengaruhi oleh penggunaan safron, salah satu rempah paling mahal di dunia. Safron dipanen secara manual lalu dipadukan dengan garam laut sehingga menghasilkan cita rasa dan aroma yang khas.
5. Iburi Jio Cherry Smoked Salt
Garam asal Jepang ini memiliki harga sekitar USD 100 atau sekitar Rp1,6 juta per 454 gram. Iburi Jio Cherry Smoked Salt dibuat melalui proses pengasapan menggunakan kayu ceri selama tiga hari.
Selain itu, air laut yang digunakan diambil dari kedalaman sekitar 2.000 hingga 3.000 kaki, sehingga proses produksinya tergolong cukup rumit.
6. Kilauea Onyx Salt
Kilauea Onyx Salt berasal dari Hawaii dan dijual sekitar USD75 atau sekitar Rp1,2 juta per 454 gram. Garam ini dipadukan dengan arang aktif sehingga menghasilkan warna hitam berkilau yang menjadi ciri khasnya. Kandungan mineralnya yang tinggi serta proses pengeringan alami menggunakan sinar matahari menjadi alasan harga garam ini cukup mahal.
7. Icelandic Lava Salt
Icelandic Lava Salt dibanderol sekitar USD 70 atau sekitar Rp1,1 juta per 454 gram. Garam asal Islandia ini dibuat dari campuran air laut dengan arang aktif batuan lava vulkanik. Produksinya dilakukan secara manual dalam jumlah terbatas menggunakan metode yang ramah lingkungan.
8. Icelandic Flake Salt
Icelandic Flake Salt dijual sekitar USD 60 atau sekitar Rp970 ribu per 454 gram. Garam ini dipanen dari kristal air laut Samudra Atlantik Utara dan menjadi satu-satunya garam yang diproduksi menggunakan energi panas bumi. Selain dikenal ramah lingkungan, Icelandic Flake Salt juga dipercaya membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Baca Juga :
9. Blue Persian Rock Salt

Dok: freepik
Blue Persian Rock Salt berasal dari Iran dengan harga sekitar US$55 atau sekitar Rp890 ribu per 454 gram. Garam berwarna biru alami ini hanya diproduksi sekitar 60-80 ton per tahun, sehingga termasuk salah satu garam paling langka di dunia. Blue Persian Rock Salt juga kaya akan magnesium, kalsium, zat besi, dan kalium.
10. Asin Tibuok Dinosaur Egg Salt
Asin Tibuok atau Dinosaur Egg Salt berasal dari Filipina dan dijual sekitar USD 50 atau sekitar Rp810 ribu per 454 gram.
Garam berbentuk kubah ini dibuat dari air laut yang disaring menggunakan arang aktif. Seluruh proses produksinya membutuhkan waktu berbulan-bulan dan masih mempertahankan teknik tradisional yang kini semakin jarang digunakan.
(Khairunissa Auliya)