Keamanan, Alasan Israel Larang Salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa tidak bisa mengadakan Salat Idulfitri karena ditutup oleh Israel. Foto: Anadolu

Keamanan, Alasan Israel Larang Salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa

Muhammad Reyhansyah • 20 March 2026 16:48

Yerusalem: Otoritas Israel melarang pelaksanaan salat Idulfitri di kompleks Masjid Al-Aqsa yang berada di wilayah Yerusalem Timur yang diduduki.

Israel berlasan pembatasan keamanan di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.

Menanggapi larangan tersebut, warga Palestina menyerukan agar umat Muslim tetap berkumpul di sekitar Kota Tua dan melaksanakan salat sedekat mungkin dengan Al-Aqsa untuk menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.

Melansir Anadolu, Jumat, 20 Februari 2026, polisi Israel dilaporkan menggunakan tongkat, granat suara, serta gas air mata terhadap warga Palestina yang melaksanakan salat di luar tembok Kota Tua sebagai bentuk protes terhadap pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa selama Ramadan.

Suasana di Yerusalem Timur yang diduduki pun dilaporkan berlangsung muram menjelang perayaan Idulfitri.

Kawasan Kota Tua yang biasanya dipadati warga Palestina pada hari-hari menjelang Idulfitri tampak lengang dan tidak biasa, bahkan disebut menyerupai kota mati.

Pihak Israel membatasi akses ke wilayah tersebut dengan merujuk pada larangan berkumpul. Selain itu, para pedagang Palestina juga tidak diizinkan membuka toko mereka, kecuali apotek dan toko bahan pangan penting yang tetap diperbolehkan beroperasi.

Sejumlah pedagang Palestina yang enggan disebutkan namanya karena khawatir akan tindakan balasan dari pihak Israel menyatakan bahwa pembatasan tersebut telah menyebabkan tekanan ekonomi yang serius bagi mereka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)