Gudang Plastik di Kuningan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp540 Juta

Petugas sedang berusaha memadamkan api Gudang Plastik di Kuningan Jawa Barat. (Dokumentasi/Istimewa)

Gudang Plastik di Kuningan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp540 Juta

Ahmad Rofahan • 15 January 2026 13:57

Kuningan: Sebuah gudang plastik di wilayah Desa Ciawigebang, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, dilalap si jago merah pada Rabu malam, 14 Januari 2026. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp540 juta.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan Andri Arga Kusumah mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.00 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang saksi bernama Abdul Ajid, yang juga merupakan pegawai gudang.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 21.05 WIB dan tiba di TKP sekitar pukul 21.25 WIB,” ujar Andri, Kamis 15 Januari 2025.
 


Gudang plastik tersebut milik H. Warsan, seorang wiraswasta berusia 53 tahun, dengan luas sekitar 120 meter persegi (12 x 10 meter). Menurut keterangan saksi, sebelum kebakaran, gudang dalam keadaan terkunci dan tidak ada aktivitas di dalamnya.

“Sekitar pukul 20.50 WIB, saksi bersama dua rekannya keluar untuk mencari makan dan gudang ditinggalkan dalam kondisi terkunci. Namun sekitar 10 menit kemudian, saat kembali ke lokasi, gudang sudah dalam keadaan terbakar,” jelasnya.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api cepat membesar akibat banyaknya material plastik yang mudah terbakar. Saksi kemudian menghubungi UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Dalam proses pemadaman, UPT Damkar menurunkan 10 personel regu piket (Regu 3) dengan dukungan dua unit kendaraan pemadam (randis pancar) serta satu unit water supply milik BPBD Kabupaten Kuningan. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan selesai sekitar pukul 00.25 WIB.

"Membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk bisa memadamkan api," kata Andri.

Andri menyebutkan, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam gudang. “Hambatan utama kami adalah material plastik yang sangat mudah terbakar, sehingga api cepat membesar. Selain itu, akses dan suplai air juga cukup jauh dan terbatas,” sebutnya.


Ilustrasi kebakaran. MTVN/Khairunnisa Puteri M


Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Estimasi kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp540 juta. Kerugian tersebut terdiri dari barang dagangan yang terbakar senilai sekitar Rp300 juta dan kerusakan bangunan seluas 120 meter persegi dengan estimasi nilai Rp240 juta.

"Kerugian pada musibah kebakaran ini, ditaksir mencapai Rp540 juta," ungkap Andri.

Pihak UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih memperhatikan instalasi listrik serta standar keamanan bangunan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)