Revitalisasi Pasar Sunter, Pedagang Soroti Harga Lapak

Suasana Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara. Metro TV/Azri

Revitalisasi Pasar Sunter, Pedagang Soroti Harga Lapak

Metro TV • 3 September 2026 17:07

Jakarta: Pedagang Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara, tidak mempersoalkan rencana pembenahan atau revitalisasi pasar. Pedagang hanya keberatan harga lapak yang ditetapkan Rp39 juta hingga Rp49 juta per meter persegi di luar pajak pertambahan nilai (PPN).

Ketua Paguyuban Pasar Sunter Podomoro, Sutanto, mengatakan pedagang tidak mampu membayar biaya lapak tersebut. Mengingat, kondisi Pasar Sunter minim pembeli.

"Pedagang enggak mampu dalam hal ini, karena kondisi pasar itu sangat sepi,” kata Sutanto, Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Salah seorang pedagang, Rafi, mengatakan pedagang pada dasarnya menginginkan kondisi Pasar Sunter menjadi lebih baik. Namun, dia meminta harga lapak dapat disesuaikan dengan kondisi pedagang.

“Kami tidak menolak pasar menjadi lebih bagus. Tapi tolong harga dan skemanya disesuaikan dengan kemampuan pedagang," ujar Rafi.

Pasar Sunter Podomoro. Metro TV/Azri

Hal senada disampaikan pedagang Pasar Sunter lainnya, Tini. Dia berharap skema revitalisasi tidak membuat pedagang kehilangan tempat usaha karena tidak mampu membeli lapak baru.

"Kalau memang pasar mau diperbaiki, kami mendukung. Tapi jangan sampai setelah direvitalisasi kami malah tidak mampu membeli lapak karena harganya terlalu mahal," kata Tini.

Pedagang berharap ada skema yang memungkinkan revitalisasi tetap berjalan tanpa menghilangkan kesempatan mereka untuk kembali berjualan.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Achmad Zulfikar Fazli)