Satpol PP Tutup Akses Liar ke Rel Jatinegara Usai Viral Video Mesum

Sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menutup akses liar menuju kawasan rel kereta api di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur. Foto: Antara.

Satpol PP Tutup Akses Liar ke Rel Jatinegara Usai Viral Video Mesum

Anggi Tondi Martaon • 7 May 2026 23:54

Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menutup akses liar menuju kawasan rel kereta api di wilayah Jatinegara. Hal itu dilakukan menyusul viralnya video pasangan yang diduga melakukan perbuatan mesum di pinggir rel tersebut.

"Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel," kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong dikutip dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026. 

Penutupan akses itu menjadi salah satu langkah utama yang disepakati dalam koordinasi lintas instansi yang digelar pada hari ini, Kamis, di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara.

Menurut Muhammadong, akses keluar masuk menuju area rel tersebut selama ini dimanfaatkan masyarakat secara bebas, sehingga harus segera ditertibkan. Terlebih, area rel kereta api merupakan kawasan terbatas yang tidak semestinya dijadikan tempat beraktivitas masyarakat.

Selain membahayakan keselamatan, keberadaan akses liar memicu munculnya aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Koordinasi penanganan itu pun dilakukan bersama dengan Wakil Kepala Stasiun Jatinegara, unsur pengendali lapangan, Satpol PP Kecamatan Jatinegara, serta Bhabinkamtibmas, dengan dipimpin oleh Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara Teguh NA.

Selain penutupan akses, Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama PT KAI juga akan meningkatkan pencahayaan di sekitar lokasi. Penambahan penerangan itu dilakukan untuk mengurangi titik-titik gelap yang rawan dijadikan tempat berkumpul maupun aktivitas negatif.

"Kawasan yang minim penerangan memang berpotensi disalahgunakan. Karena itu, penerangan akan ditambah agar pengawasan lebih optimal," ujar Muhammadong.

Tak hanya itu, patroli gabungan rutin akan digelar mulai malam hari. Patroli ini melibatkan unsur Tiga Pilar Kecamatan Jatinegara bersama dengan petugas pengamanan internal PT KAI.

Muhammadong menilai langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap keresahan masyarakat setelah video perbuatan tidak senonoh di sekitar rel tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Ilustrasi Satpol PP. Foto: Medcom.id.

Dia pun berharap penataan akses dan penguatan pengawasan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib, sekaligus mencegah kawasan rel dijadikan sebagai tempat aktivitas yang melanggar norma.

"Masyarakat juga kami minta ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan karena sangat berbahaya," tutur Muhammadong.

Hingga kegiatan monitoring selesai dilakukan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi tersebut dilaporkan tetap aman, kondusif, dan terkendali.

Sebelumnya, viral di media sosial Instagram @info.jakartatimurr sebuah video yang memperlihatkan perbuatan tidak senonoh dilakukan oleh laki-laki dan perempuan di perlintasan rel kereta api di Jalan Bekasi Timur, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Berdasarkan rekaman video tersebut, mereka nekat melakukan hubungan intim di tepi perlintasan rel kereta api pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)