Pelajar di Kota Bandung Diduga Tewas Dibegal saat Pergi Memancing

Ilustrasi pembegalan. Medcom.id

Pelajar di Kota Bandung Diduga Tewas Dibegal saat Pergi Memancing

Silvana Febiari • 25 February 2026 20:51

Kota Bandung: Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menyelidiki kasus tewasnya seorang pelajar yang diduga menjadi korban begal di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Pihaknya menerima laporan penemuan jasad korban dan langsung melakukan evakuasi serta penyelidikan awal di lokasi kejadian.

“Indikasinya seperti itu, tapi kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton, dikutip dari Antara, Rabu, 25 Februari 2026. 

Anton menuturkan korban merupakan pelajar laki-laki warga Cibeunying Kaler. Berdasarkan keterangan keluarga, korban berpamitan untuk pergi memancing pada Sabtu malam, 21 Februari 2026. 
 


Namun hingga keesokan harinya, korban tidak dapat dihubungi. Pada Minggu, 22 Februari 2026, korban ditemukan meninggal dunia di selokan atau kolam air sekitar lokasi kejadian.

Setelah evakuasi, petugas menemukan beberapa luka di tubuh korban, terutama di bagian dada. Luka-luka tersebut mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana.

Polrestabes Bandung, kata Anton, juga telah mengidentifikasi korban dan berkomunikasi dengan pihak keluarga. Orang tua korban diketahui telah membuat laporan resmi ke polisi sehingga kasus tersebut kini dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap pelaku.


Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 25 Februari 2026. (ANTARA/Rubby Jovan)


Dari hasil penyelidikan sementara, korban diketahui membawa kendaraan bermotor saat pergi. Setelah kejadian, barang-barang milik korban, termasuk sepeda motor, telepon genggam, dan alat pancing, belum ditemukan.

“Jadi ada indikasi memang barang ini hilang,” ujar Anton.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri barang-barang milik korban yang hilang. Penyelidikan juga dilakukan untuk mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)