Kesiapan Mudik Lebaran, Korlantas Fokus Amankan Tol hingga Pelabuhan

Ilustrasi mudik. Foto: Dok. Medcom.id.

Kesiapan Mudik Lebaran, Korlantas Fokus Amankan Tol hingga Pelabuhan

Fachri Audhia Hafiez • 26 February 2026 12:29

Jakarta: Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mematangkan strategi pengamanan masa mudik Lebaran dalam Operasi Ketupat 2026. Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, menyebut jalur tol menjadi salah satu titik krusial yang akan mendapatkan perhatian khusus mengingat adanya potensi lonjakan arus lalu lintas yang sangat tinggi.

"Kesiapan daripada Operasi Ketupat, tentunya kami mempersiapkan jalan tol dengan dinamikanya jalan tol," ujar Agus di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 26 Februari 2026.
 


Agus memproyeksikan sebanyak 3,6 juta kendaraan akan melintasi jalur tol menuju Trans Jawa dan Sumatera selama masa mudik. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Korlantas telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas termasuk penggunaan tol fungsional.

"Kami sudah siapkan skenario daripada pengaturan lalu lintas, baik alih arus, penjagaan. Nanti ada contra flow, one way, termasuk juga jalan-jalan tol yang difungsionalkan, Japek (Jakarta-Cikampek) Selatan, Japek Dua, itu nanti akan kita gunakan untuk arus balik," ucap jenderal bintang dua tersebut.

Selain jalur bebas hambatan, fokus pengamanan juga diarahkan pada jalur arteri serta pelabuhan penyeberangan utama seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Korlantas juga telah memetakan titik-titik pengamanan di tempat ibadah dan akses menuju lokasi wisata yang kerap mengalami kemacetan saat libur Lebaran.


Kakorlantas Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho. Foto: ANTARA/Rolandus Nampu.

Operasi Ketupat 2026 diperkirakan akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026. Kendati demikian, Agus menyatakan bahwa kepastian jadwal dan detail teknis akan diumumkan secara resmi oleh Mabes Polri, termasuk menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait pola kerja work from anywhere.

"Nanti akan diumumkan oleh Mabes Polri, oleh Pak Astama Ops nanti kepastiannya seperti apa sehingga kebijakan dari pemerintah tentang work from anywhere," kata Agus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)