Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping Simson Fransiscus Rihi (berdiri) memberikan keterangan terkait pengangkatan bangkai KM Virgo dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan,
Pengangkatan KM Virgo Transport 8 Dilakukan Oktober Ini, Kemenhub Tegur Keras
Lukman Diah Sari • 4 October 2026 07:15
Banjarmasin: Manajemen KM Virgo Transport 8, PT Virgo Karya Shipping, memastikan operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa akan dilaksanakan pada Oktober 2026. Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Fransiscus Rihi, mengatakan pihaknya telah intens berkomunikasi dengan penanggung jawab asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I).
"Memang itu kewajiban kami. Kami juga didukung oleh surat-surat yang sudah diberikan oleh Kemenhub, KSOP, bahkan dari bantuan Basarnas sendiri untuk melakukan penekanan kepada P&I," kata Simson, melansir Antara, Minggu, 4 Oktober 2026.
"Insyaallah dalam beberapa hari ke depan penandatanganan. Karena ada beberapa hal yang mesti dilengkapi lagi, data yang harus kami *support* kepada para pengambil keputusan di P&I," ujarnya.
Simson menegaskan, pihaknya terus mengupayakan percepatan administrasi agar operasi salvage segera dieksekusi. Pelaksana operasi tersebut diperkirakan akan tiba pada bulan ini.
Di sisi lain, Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menyampaikan bahwa Menteri Perhubungan telah memberikan teguran keras kepada PT Virgo. Kemenhub mendesak pengangkatan bangkai kapal segera dilakukan mengingat masih banyak korban yang diduga terjebak di dalamnya.
"Kementerian Perhubungan hanya bisa sebatas menegur dan memerintahkan segera. Tapi, semuanya itu tergantung dari pihak asuransi, seberapa cepat pelaksanaan salvage ini," tutur Heri.

Arsip-Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Selasa, 22 September 2026. (ANTARA/HO-Basarnas)
Hingga hari ke-21 operasi SAR pada Sabtu pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi telah menemukan 188 orang. Rinciannya, 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia.
Sementara itu, 55 korban lainnya yang belum ditemukan diduga masih terjebak di dalam bangkai kapal KM Virgo Transport 8. Total penumpang berdasarkan manifes kapal tercatat sebanyak 243 orang.