SMAN 68 Jakarta Integrasikan Edukasi E-Waste ke Pembelajaran

Fasilitas drop box e-waste di SMAN 68 Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

SMAN 68 Jakarta Integrasikan Edukasi E-Waste ke Pembelajaran

Metro TV • 1 October 2026 04:36

Jakarta: SMAN 68 Jakarta tidak hanya menyediakan fasilitas drop box sampah elektronik (e-waste), tetapi juga mengintegrasikan materi pemilahan limbah tersebut ke dalam proses pembelajaran siswa. Hal ini guna membentuk nilai-nilai karakter kepedulian lingkungan.

“Edukasi tentang pemilahan sampah ini bukan hanya edukasi secara umum, tapi juga dimuatkan ke dalam pembelajaran yang tentunya dikaitkan dengan penguatan karakter,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas SMAN 68 Jakarta, Iyan Maulana, di Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
 


Iyan menegaskan, langkah tersebut diambil agar kesadaran menjaga lingkungan tidak sekadar menjadi imbauan sementara, melainkan tertanam sebagai kebiasaan, kedisiplinan, serta bentuk tanggung jawab pribadi bagi para siswa.

“Bagaimana menguatkan karakter mereka ini agar mampu bertanggung jawab, disiplin, serta mampu memanfaatkan sesuatu dengan bijak,” tutur Iyan.

Melalui pendekatan ini, siswa diajak memahami bahwa memilah sampah elektronik dari diri sendiri merupakan tanggung jawab moral sekaligus membentuk sikap bijak terhadap barang tak terpakai.


Fasilitas drop box e-waste di SMAN 68 Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.

Siswa kelas 12 SMAN 68 Jakarta, Aksa, mengakui edukasi dan sosialisasi program tersebut berhasil mengubah sudut pandangnya dalam melihat barang elektronik bekas.

“Setelah edukasi kemarin ada acara ini, nambah concern kami sih, ternyata sepenting itu ya. Daripada sampah dibuang begitu saja, lebih baik kita manage biar jadi lebih berguna,” ujar Aksa.

Senada dengan Aksa, Farras yang juga siswa kelas 12 menegaskan komitmennya untuk menerapkan pemilahan e-waste secara konsisten. Kehadiran fasilitas drop box dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tersebut mendorong warga sekolah bertindak lebih bijak terhadap sampah elektronik.

(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)

(Fachri Audhia Hafiez)