Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto (pertama kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/9/2026). ANTARA/Agatha Olivia Victoria
Bappisus: Investigasi Temuan di Lapas Cibinong Rampung 2 Oktober
Siti Yona Hukmana • 29 September 2026 15:59
Jakarta: Hasil investigasi terkait temuan klaster mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong rampung pada Jumat, 2 Okotber 2026. Hal itu sesuai permintaan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto untuk menyelesaikan investigasi dalam satu minggu setelah peninjauan lapas pada Jumat, 25 September 2026.
"Kalau kemarin waktu saya di Cibinong, Menteri Imipas meminta waktu satu minggu ya. Jadi kemungkinan ya akhir-akhir minggu ini ya, nanti untuk kasus yang di Cibinong ya," kata Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto, dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 29 September 2026.
Ia menjelaskan hasil investigasi akan mencakup persoalan teknis terkait temuan di lapas, seperti mengenai hunian dengan fasilitas mewah, dugaan transaksional, temuan minuman keras (miras), dan sebagainya. Dirinya mengaku tidak mau mendahului sehingga mempersilakan Kemenimipas yang menyampaikan hasil investigasi kepada publik.
"Hanya penyelidikannya mau dilakukan dengan benar atau tidak, itu yang jadi masalah," ungkap Aries.
Dia menuturkan pemerintah berusaha semaksimal mungkin agar hal yang telah terjadi di Lapas Cibinong tidak terulang kembali di lapas mana pun. Aries menegaskan negara harus hadir untuk menyelesaikan permasalahan lapas.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imipas Mashudi melaporkan hasil pemeriksaan sementara tim investigasi mengenai fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kepada Komisi XIII DPR. Dalam rapat itu, Mashudi menjelaskan setidaknya tujuh poin temuan. Hasil pemeriksaan sementara tersebut masih dilakukan investigasi dan pendalaman lanjutan.
"Langkah selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang lengkap," kata Mashudi di hadapan legislator bidang imigrasi dan pemasyarakatan dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senin, 28 September 2026.

Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Istimewa.
Pertama, ia menjelaskan bangunan seperti apartemen yang didapati dalam inspeksi mendadak Ombudsman RI pada Rabu, 23 September 2026 merupakan rumah dinas atau mes pegawai yang berjumlah 16 unit. Kedua, Mashudi mengatakan televisi, perabotan rumah tangga, sofa, springbed (kasur), serta kulkas berisi tiga botol wiski dan satu botol bir merupakan barang pribadi milik Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban.
Ketiga, bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin disebut merupakan barang hasil razia keamanan. Bingkai foto itu sebelumnya menjadi sorotan karena dipajang pada salah satu ruangan yang ditemukan Ombudsman.
Keempat, bangunan menyerupai penginapan dan kontainer di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) merupakan kantor operasional kegiatan penggemukan sapi dan wisma peristirahatan pegawai. Kelima, terkait temuan simulator golf, Mashudi menyatakan area itu merupakan fasilitas yang sedang disiapkan menjadi loker.
Keenam, berdasarkan hasil pemeriksaan kepala lapas, lahan SAE yang diduga sebagai tempat parkir mobil merupakan alternatif ketika area parkir utama penuh. Ketujuh, Mashudi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengecekan langsung di lokasi, tim investigasi Ditjenpas tidak menemukan adanya jalur tikus.