Kemenkes Lebanon Sebut 687 Orang Tewas dalam Serangan Israel Sejak 2 Maret

Asap dari serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)

Kemenkes Lebanon Sebut 687 Orang Tewas dalam Serangan Israel Sejak 2 Maret

Willy Haryono • 14 March 2026 08:02

Beirut: Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon menyatakan sebanyak 687 orang tewas akibat serangan Israel sejak 2 Maret.

Dilansir dari Anadolu Agency, Jumat, 13 Maret 2026, data terbaru yang dirilis pekan ini juga mencatat 98 anak-anak termasuk dari total angka tersebut.

Selain itu, pihak kementerian juga mencatat adanya 62 perempuan dan 18 tenaga medis yang tewas dalam serangan Israel, dengan total korban luka dilaporkan mencapai 1.774 orang.

Dari total korban luka, terdapat 304 anak-anak, 328 perempuan, dan 45 tenaga medis. Otoritas kesehatan Lebanon menyatakan jumlah korban dapat terus bertambah seiring berlanjutnya serangan.

Ketegangan meningkat setelah kelompok Hizbullah pada 2 Maret melancarkan serangan ke sejumlah lokasi militer Israel. Serangan itu disebut sebagai respons atas serangan Israel ke Lebanon serta tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan Amerika Serikat dan Israel.

Israel kemudian membalas dengan meluncurkan operasi militer di Lebanon, termasuk serangan udara ke wilayah selatan Beirut serta kawasan selatan dan timur negara tersebut.

Pada 3 Maret, militer Israel juga memulai serangan darat terbatas di wilayah selatan Lebanon. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Israel Targetkan Situs Hizbullah di Beirut

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)