Simpang Pesing Jakbar Ditutup Beton untuk Halau 'Pak Ogah'

Tangkapan layar - Kondisi persimpangan Pesing, Jakarta Barat yang telah ditutup menggunakan barrier (pembatas) beton. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Simpang Pesing Jakbar Ditutup Beton untuk Halau 'Pak Ogah'

Siti Yona Hukmana • 14 September 2026 14:29

Jakarta: Petugas gabungan menutup persimpangan Pesing, Jakarta Barat, menggunakan pembatas beton. Langkah ini dilakukan untuk menghalau "Pak Ogah" yang kerap beroperasi dan dikeluhkan pengendara di lokasi. Penutupan juga dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kegiatan hari ini kita gabung dengan Tiga Pilar menutup jalur yang di Pesing, untuk rekayasa lalin supaya yang dari TL (Traffic Light/lampu merah) Green Garden bisa lancar. Untuk mengurai kepadatan yang di perempatan Green Garden yang arah ke Grogol, kita alihkan ke arah Tubagus Angke," kata Kanit Lantas Polsek Grogol Petamburan Iptu Arif Rahman Hakim saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 14 September 2026.

Arif menyebut penggunaan pembatas (barrier) beton dilakukan lantaran Pak Ogah yang beroperasi di lokasi tersebut selalu mencopot barrier plastik. Sehingga, membuat lalu lintas tidak beraturan.

"Jalan ini kita tutup dengan beton, karena kalau kita tutup pakai plastik, biasanya sama Pak Ogah itu dibuka. Kita antisipasi Pak Ogah supaya tidak membuka, pakai beton," ujar Arif.

Ilustrasi - persimpangan jalan. Foto: MI/Ramdani.

Menurut Arif, dengan tindakan tersebut, lalu lintas dari arah Green Garden ke Grogol akan mengarah ke Tubagus Angke terlebih dahulu. Penutupan Simpang Pesing ini disebut memperlancar arus lalu lintas.

"Alhamdulillah untuk lalin semenjak ditutup, diarahkan ke Tubagus Angke, lalin arah Green Garden, TL Green Garden itu lancar," kata Arif.

Unit Lantas Polsek Grogol berkomitmen untuk menjaga lokasi tersebut bebas dari operasi liar Pak Ogah.

"Kita kerja sama dengan Tiga Pilar, kita tangkap, kita serahkan ke Dinas Sosial," ujar Arif.

(Siti Yona Hukmana)