Disdik DKI Sebut Keakuratan Jadi Tantangan Pendataan Penerima KJP

Ilustrasi KJP. Foto: Antara.

Disdik DKI Sebut Keakuratan Jadi Tantangan Pendataan Penerima KJP

Anggi Tondi Martaon • 21 May 2026 12:19

Jakarta: Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan tantangan terbesar dalam pendataan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Yakni, memastikan keakuratan data penerima bantuan.

“Tantangan terbesar dalam pendataan penerima KJP di Jakarta adalah memastikan data penerima benar-benar akurat, mutakhir, dan tepat sasaran,” ujar Nahdiana dikutip dari Antara, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut dia, data penerima KJP saat ini terhubung dengan berbagai basis data sosial untuk memastikan bantuan pendidikan diterima oleh peserta didik yang membutuhkan. Seperti, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), data kependudukan Dukcapil, data kendaraan, hingga data kepemilikan aset.

Nahdiana memaparkan data-data tersebut diverifikasi bersama sekolah dan dinas pendidikan. Evaluasi juga dilakukan secara berkala agar bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.

Disdik DKI Jakarta juga memahami masih adanya masukan dari masyarakat terkait penerima KJP yang dinilai kurang tepat sasaran. Maka, setiap laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi ulang bersama sekolah dan pemadanan data lintas instansi.

“Jika ditemukan ketidaksesuaian, status penerima dapat dievaluasi kembali sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Nahdiana.

Ilustrasi KJP. Foto: MI/Angga Yuniar.

Dia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus mengevaluasi pengembangan program KJP agar tetap relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

“Termasuk, mempertimbangkan kebutuhan pembelajaran digital, perkembangan biaya pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat agar manfaat program semakin optimal,” ujar Nahdiana.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)