Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Merak, Banten. Metro TV
Cuaca Berangin, Kapal di Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi Normal
Lukman Diah Sari • 5 March 2026 21:26
Cilegon: Ribuan kendaraan truk ekspedisi sempat terjebak antrean menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, hingga Kamis pagi, 5 Maret 2026. Kapokja Datin Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Merak Trian Asmarahadi mengungkap kondisi cuaca masih aman, namun hanya terjadi keterlambatan akibat meningkatnya volume kendaraan jelang libur Lebaran 2026.
"Cuaca memang anginnya kencang, tetapi tidak sampai mengganggu bongkar muat kapal," kata Trian kepada Metrotvnews.com.
Trian menjelaskan kondisi cuaca terdapat dinamika atmosfer, salah satunya bibit siklon di selatan Jawa Tengah, di sekitar Pulau Jawa, dan di selatan Pulau Jawa. Kondisi tersebut berdampak ke wilayah Banten Khususnya di Selat Sunda.
"Jadi ada kenaikan angin Dan memang tiga hari ini anginnya cukup lumayan meningkat, berkisar antara 15 knot sampai terakhir 25 knot. Tetapi aalhamdulillah sampai sekarang belum ada terjadi insiden, di Merak masih aman walaupun ada sedikit keterlambatan," jelas Trian.

Ilustrasi: Foto: Medcom.id
Dia mengungkap arus kendaraan yang sempat lumpuh pagi tadi lantaran ada peningkatan volume. Dia menegaskan kondisi cuaca kala itu memang angin kencang, tapi tidak menganggu bongkar muat kapal.
"Aman (untuk kapal tetap beroperasi)," ungkap Trian.
Sementara menurut Trian perihal prakiraan cuaca beberapa hari ke depan di Pelabuhan Merak masih musim hujan. Namun, dalam tujuh hari ke depan diprakirakan curah hujan sudah melandai.
"Dari BMKG tetap menginformasikan apabila ada gejala-gejala Peningkatan angin yang mengganggu kapal, pasti kami akan informasikan lebih dulu," ujar Trian.
Kepadatan ini dipicu oleh meningkatnya volume kendaraan serta tingginya gelombang laut yang memperlambat aktivitas bongkar muat dan penyeberangan di Selat Sunda. Truk ekspedisi pembawa berbagai kebutuhan logistik masih mendominasi muatan kapal di sejumlah dermaga Pelabuhan Merak.