Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Merak, Banten. Metro TV
Cuaca Buruk dan Lonjakan Volume Kendaraan, Akses Menuju Merak Lumpuh
5 March 2026 13:54
Cilegon: Ribuan kendaraan truk ekspedisi yang terjebak antrean panjang menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, hingga Kamis pagi, 5 Maret ini masih belum terurai dan masih padat merayap. Volume kendaraan yang akan memasuki pelabuhan di Jalur Cikuasa Atas terpantau masih mengalami kepadatan.
Kepadatan ini dipicu oleh meningkatnya volume kendaraan serta tingginya gelombang laut yang memperlambat aktivitas bongkar muat dan penyeberangan di Selat Sunda. Truk ekspedisi pembawa berbagai kebutuhan logistik masih mendominasi muatan kapal di sejumlah dermaga Pelabuhan Merak.
Kondisi gelombang dan angin kencang mulai menunjukkan perbaikan, sehingga proses bongkar muat dan sandar kapal berangsur normal.
Sebelumnya, kondisi Pelabuhan Merak sempat memburuk. Akses masuk pelabuhan lumpuh akibat antrean kendaraan di pintu masuk. Jalan Raya Cikuasa maupun jalur alternatif menuju pelabuhan juga dipenuhi truk.
Pada Rabu malam, 4 Maret, ribuan truk ekspedisi yang akan masuk pelabuhan menumpuk di akses jalan hingga tidak bergerak sama sekali selama lebih dari tiga jam. Hal itu terjadi karena area pelabuhan sudah penuh oleh kendaraan yang menunggu naik kapal.
"Dari tol sudah (macet) rencana mau ke Padang antar barang," kata Darmawan salag satu sopir truk.

Pelabuhan. Foto: Dok. Kementerian Perhubungan.
Kantong parkir di Jalan Raya Cikuasa Atas juga sudah dipenuhi antrean truk yang akan menuju Pulau Sumatra. Jalur alternatif menuju pelabuhan pun macet total. Kondisi ini diperparah oleh minimnya petugas yang mengatur lalu lintas dan tidak adanya pengalihan kendaraan truk ke area Cikuasa Atas.
Kepadatan ini masih disebabkan oleh cuaca buruk dan meningkatnya volume kendaraan menjelang Lebaran. Panjang antrean kendaraan dilaporkan hampir mencapai pintu masuk Tol Tangerang–Merak atau sekitar lima kilometer. (Sefrinal Putra)