Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Foto: Antara.
Pemerintah Kebut Penanganan Karhutla Bromo
Gabriella Thesa Widiari • 11 August 2026 21:46
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, pemerintah mengebut tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan, dinilai telah menunjukkan hasil yang sangat signifikan.
“Memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Sebelumnya sudah mencapai 34 titik, sekarang tinggal dua titik api seperti yang bisa kita lihat di belakang,” ujar Pratikno, dilansir dari Antara, Selasa, 11 Agustus 2026.
"Kita semua harus bekerja keras. Target waktunya pemadaman harus dilakukan secepat-cepatnya," kata Pratikno.
Ia menjelaskan pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman manual di lapangan, tetapi juga menyiapkan taktik lanjutan. Salah satunya melalui persiapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"BMKG dan BNPB terus mendeteksi potensi awan dalam beberapa hari ke depan. Jika potensinya mencukupi, BNPB sudah mempersiapkan untuk melakukan operasi modifikasi cuaca. Jadi, kita bukan hanya memadamkan sisa api, tapi juga membasahi kawasan untuk mencegah kebakaran berikutnya," kata Pratikno.
.jpg)
Arsip Foto - Area padang rumput di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ANTARA/Ananto Pradana.
Pratikno juga mengingatkan pentingnya peran aktif, kemandirian, dan kesiapsiagaan seluruh kepala daerah di Indonesia, mengingat potensi bencana hidrometeorologi basah dan kering terjadi secara bersamaan di berbagai wilayah.
“Oleh karena itu, saya harapkan para kepala daerah dan pimpinan daerah, TNI dan Polri, semuanya bergerak cepat memadamkan potensi kebakaran sekaligus mencegah terjadinya bencana sejak dini,” kata Pratikno.