KAI Catat 7,7 Juta Orang Gunakan LRT Jabodebek Awal 2026

Penumpang LRT. Foto: Metro TV/Aris Setya.

KAI Catat 7,7 Juta Orang Gunakan LRT Jabodebek Awal 2026

Aris Setya • 8 April 2026 19:07

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tren pertumbuhan positif pengguna LRT Jabodebek sepanjang triwulan I tahun 2026 dengan total layanan mencapai 7.754.946 penumpang. Angka ini melonjak 22 persen atau bertambah sekitar 1,4 juta pengguna dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang menawarkan ketepatan waktu, konektivitas dengan lokasi pusat aktivitas perkantoran, integrasi antarmoda, dan bebas dari kemacetan,” kata Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
 


Radhitya menjelaskan bahwa peningkatan signifikan ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin mengandalkan transportasi publik terintegrasi. 

Berdasarkan data pola perjalanan, rata-rata pengguna pada hari kerja (weekday) mencapai 113.898 orang per hari, naik 27 persen. Sementara pada akhir pekan (weekend), rata-rata pengguna mencapai 42.829 orang, tumbuh 19 persen dibandingkan tahun lalu.

Selama tiga bulan pertama di tahun 2026, terdapat lima stasiun yang menjadi favorit pengguna, yakni Dukuh Atas, Harjamukti, Pancoran, Kuningan, dan Cikoko. Stasiun-stasiun ini dinilai strategis karena letaknya yang berada di pusat bisnis serta memiliki integrasi yang kuat dengan moda transportasi lain seperti KRL, MRT Jakarta, KA Bandara, hingga TransJakarta.

Keberadaan stasiun favorit seperti Kuningan dan Pancoran mempertegas peran LRT Jabodebek sebagai urat nadi pergerakan masyarakat menuju pusat perkantoran. Sedangkan Stasiun Harjamukti menjadi akses vital bagi warga wilayah penyangga yang ingin menuju pusat Jakarta secara efisien.


Penumpang LRT. Foto: Metro TV/Aris Setya.

KAI melihat capaian ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat peran LRT Jabodebek dalam mendukung ekosistem urban mobility yang berkelanjutan di Indonesia. Kepercayaan masyarakat diharapkan terus meningkat seiring dengan keandalan layanan dan efisiensi waktu perjalanan yang ditawarkan.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna yang memberikan kepercayaan mobilitasnya menggunakan LRT Jabodebek. Hal ini menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mendukung pengembangan transportasi publik di Indonesia,” pungkas Radhitya.

Berikut rincian jumlah pengguna LRT Jabodebek pada triwulan I 2026:
  • Januari: 2.714.594 pengguna
  • Februari: 2.530.000 pengguna
  • Maret: 2.510.352 pengguna

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)