Pabrik Baru Ini Pererat RI-Jepang, Cek Dampaknya bagi Ekonomi

Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Jepang Mitsuru Myochin. Foto: Metrotvnews.com/Richard AK.

Pabrik Baru Ini Pererat RI-Jepang, Cek Dampaknya bagi Ekonomi

Richard Alkhalik • 13 April 2026 19:21

Bekasi: Pembangunan pabrik kedua PT Chateraise Indonesia Manufacturing tidak hanya menandai ekspansi bisnis, tetapi juga menjadi simbol semakin eratnya hubungan ekonomi dan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Menurut Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Jepang Mitsuru Myochin, sejak memulai usahanya di Indonesia pada 2017, Chateraise Indonesia telah mengembangkan produksi berbagai produk Jepang yang aman dan berkualitas. Sehingga dapat berkembang pesat dan sukses membuka lebih dari 60 gerai di Indonesia.

"Perluasan fasilitas produksi yang dilakukan saat ini, seiring dengan meningkatnya penjualan, merupakan simbol semakin eratnya hubungan ekonomi dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia," ungkap Myochin di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Senin, 13 April 2026.

Ia menambahkan, kesuksesan Chateraise di Indonesia tidak terlepas dari filosofi perusahaan yang mengutamakan bahan alami dan menyediakan produk dengan harga yang terjangkau agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

"Dengan dimulainya pembangunan pabrik kedua ini, saya berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati produk Jepang yang berkualitas tinggi dan lezat, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan perkembangan ekonomi di Indonesia," tambah dia.


Pembangunan pabrik kedua PT Chateraise Indonesia Manufacturing jadi simbol semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang. Foto: Metrotvnews.com/Richard AK.
 

 

Komitmen produk halal


Acara peletakan batu pertama ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan. Kehadirannya menegaskan komitmen kuat perusahaan terhadap penerapan praktik produksi yang sesuai dengan standar halal di Tanah Air.

Selain fokus pada pengembangan ekonomi dan jaminan halal, Kedubes Jepang juga menyoroti komitmen Châteraisé terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui upaya pengurangan penggunaan kemasan plastik yang tidak ramah lingkungan serta inisiatif pengurangan emisi karbon (CO2) dalam proses industrinya sebagai upaya kepedulian lingkungan.

Pada acara peresmian pabrik kedua Chateraise tersebut, Chairman Gobel Group Rachmat Gobel secara khusus juga mengundang sejumlah kepala daerah dan perwakilan petani dari Gorontalo untuk menyaksikan langsung pembangunan fasilitas manufaktur pangan bertaraf internasional tersebut. Langkah ini merupakan wujud nyata dari komitmen kolaborasi rantai pasok lokal melalui pendekatan farm-to-factory yang diusung oleh perusahaan Chateraise untuk mengoptimalkan penyerapan hasil bumi Nusantara yang berkualitas.

"Hadir hari ini ada Bupati dari Kabupaten Gorontalo, Wakil Bupati Pohuwato, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ketua DPRD Kabupaten Bone Bolango, serta Camat yang akan siap mendukung produksi," papar Gobel dalam sambutannya di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Senin, 13 April 2026.

Gobel mengatakan daerah-daerah tersebut merupakan penghasil komoditas pertanian unggulan, seperti kakao, ubi, gula aren, hingga kopi. Ia menambakan, keterlibatan para kepala daerah dan petani ini diharapkan dapat memacu semangat dalam meningkatkan kualitas hasil panen dan peningkatan ekonomi daerah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)