CEO Châteraisé Holdings Co., Ltd. Takako Saito. Foto: Metro TV/Richard Alkhalik.
Investasi Rp1,4 Triliun, Chateraise Perkuat Produksi dan Serap Bahan Lokal
Richard Alkhalik • 13 April 2026 19:01
Bekasi: Perusahaan patisserie global asal Jepang, Chateraise Co., Ltd memulai pembangunan pabrik keduanya di Indonesia melalui anak perusahaannya Chateraise Indonesia di bawah naungan Gobel Group sejak 2016. Hasil kemitraan strategis dengan ekspansi tersebut mencatatkan nilai investasi yang diperkirakan menembus angka Rp1,4 triliun.
Pembangunan fasilitas produksi yang berlokasi di Bekasi ini menjadi bukti komitmen jangka panjang perusahaan asal Jepang tersebut untuk memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, sekaligus merespons tingginya pertumbuhan permintaan pasar di Indonesia.
Sejak membuka gerai perdananya pada 2017, Chateraise telah berkembang dengan memiliki lebih dari 60 toko ritel. Langkah penguatan produksi lokal tersebut sudah dimulai sejak pengoperasian pabrik pertama mereka pada 2022 lalu.

CEO Châteraisé Holdings Co., Ltd. Takako Saito. Foto: Metro TV/Richard Alkhalik.
Integrasi pertanian lokal dan industri halal
Ekspansi pabrik kedua ini tidak sekadar berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga membawa misi integrasi sektor pertanian lokal dengan manufaktur modern. Mengusung pendekatan farm to factory, pabrik ini akan menyerap bahan baku lokal secara optimal dari hulu hingga ke hilir.
CEO Châteraisé Holdings Co., Ltd. Takako Saito mengatakan kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan nilai tambah bagi ekosistem industri nasional secara berkelanjutan serta transfer teknologi.
"Pembangunan pabrik kedua ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami di Indonesia. Melalui pendekatan farm to factory, kami ingin menciptakan nilai tambah dari bahan baku lokal sekaligus berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja. Kami percaya kolaborasi dengan Gobel Group akan terus memberikan dampak positif," ujar Saito di Kawasan Industri Deltamas, Senin, 13 April 2026.
Dengan hadirnya fasilitas manufaktur baru ini, kapasitas produksi produk-produk favorit dari Chateraise akan meningkat. Salah satunya adalah produksi produk unggulan seperti custard puff yang ditargetkan meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan kapasitas fasilitas sebelumnya.
"Dari nilainya, saat ini kapasitas produksinya mencapai 1,2 miliar yen. Pabrik baru ini akan membuat kapasitasnya meningkat 10 kali lipat dari pabrik yang pertama," ujar Saito melalui penerjemahnya.
Langkah strategis manufaktur pangan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menarik investasi berkualitas. Sebelumnya, pada Februari 2025, Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani telah menggelar pertemuan khusus dengan Takako Saito. Dalam pertemuan tersebut membahas komitmen Chateraise untuk mengoptimalkan penyerapan komoditas lokal, seperti kakao dan ubi, yang sejalan dengan peta jalan penguatan industri halal nasional.