Mensos Berencana Temui Pimpinan KPK Besok, Minta Masukan soal Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Foto: Antara

Mensos Berencana Temui Pimpinan KPK Besok, Minta Masukan soal Sekolah Rakyat

M Sholahadhin Azhar • 6 May 2026 15:02

Jakarta: Menteri Sosial Saifullah Yusuf berencana melakukan audiensi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Audiensi, untuk mendapatkan masukan mengenai pengadaan barang di Sekolah Rakyat.

Hal itu diungkap, usai konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026. Saifullah Yusuf menyampaikan rencana untuk bertemu dengan pimpinan KPK pada Kamis, 7 Mei 2026.

"Saya yang minta waktu karena itu ada, katakanlah, menurut saya pendapat yang patut didengarkan dari KPK," kata Saifullah dikutip dari Antara, Rabu, 6 Mei 2026.

Mensos menjelaskan dalam pertemuan dengan KPK akan disampaikan seluruh data-data dan proses terkait pengadaan barang yang dilakukan untuk operasional Sekolah Rakyat, termasuk soal pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat yang sempat menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
 


"Jadi, pendapatnya KPK sangat kami dengarkan dan kami akan tindak lanjuti untuk supaya lebih tahu," tuturnya.

Nasihat dan saran dari KPK itu diperlukan untuk memastikan proses pengadaan yang lebih baik. Mengenai proses yang sudah berjalan, Mensos memastikan bahwa pengadaan untuk Sekolah Rakyat berjalan dengan transparan dan sesuai dengan ketentuan aturan perundang-undangan.

Dengan penetapan harga barang dilakukan lewat survei pasar dan konsultasi terlebih dahulu.

Khusus untuk pengadaan sepatu sendiri, masing-masing siswa mendapatkan empat pasang sepatu terdiri dari sepatu harian, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).


Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Foto: Antara

Berdasarkan data realisasi yang dipaparkan oleh Mensos pada Selasa (5/5), harga sepatu PDL siswa memiliki pagu Rp700.000 dengan harga realisasi lelang sebesar Rp640.000.

Sementara untuk sepatu harian jenjang SMP dan SMA, harga realisasi mencapai Rp300.000 dari pagu Rp500.000, dan jenjang SD sebesar Rp250.000.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)