Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,85 miliar untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Metro TV/Arini Noviawati Gunawan.
Pemprov DKI Salurkan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Metro TV • 20 August 2026 18:21
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,85 miliar untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta berupa bantuan pangan siap saji, seperti biskuit dan air mineral. Sedangkan bantuan nonpangan, yakni berupa kasur lipat, bantal, selimut, kebutuhan keluarga, perlengkapan anak, terpal, dan karung,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.
Baca Juga :
Pramono Beberkan Penyebab Polusi di DKI
Marulitua menjelaskan bahwa selain pasokan dari BPBD, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta mengirimkan bantuan. Mulai dari air mineral dan paket makanan anak, serta bantuan nonpangan berupa terpal dan tenda gulung.
Dukungan medis juga disalurkan melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang mengirim pasokan obat-obatan dan alat-alat kesehatan. Sementara itu, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyediakan beragam bantuan logistik bahan pangan pokok dan makanan instan.
Sektor pasokan air bersih turut didukung oleh Perumda PAM Jaya yang mendistribusikan 200 unit toren air. Selain bentuk barang logistik, Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp1,11 miliar hasil sumbangan BUMD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta, serta armada mobil Water Treatment Plant (WTP) bernilai Rp2,5 miliar.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,85 miliar untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Metro TV/Arini Noviawati Gunawan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pengiriman bantuan logistik dan tunai tersebut merupakan komitmen nyata kepedulian warga Jakarta terhadap musibah yang menimpa masyarakat di NTT.
“Tentunya, Pemerintah DKI Jakarta berharap bahwa bantuan ini jangan dilihat dari nilainya, tetapi adalah bagaimana kita merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini sebagai bagian dari empati, kebersamaan, kemanusiaan, ikut merasakan dari Pemerintah DKI Jakarta dan masyarakat yang ada di Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
(Metro TV/Arini Noviawati Gunawan)