Pramono Beberkan Penyebab Polusi di DKI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Pramono Beberkan Penyebab Polusi di DKI

Achmad Zulfikar Fazli • 20 August 2026 17:56

Jakarta: Asal polusi udara Jakarta tidak hanya dari kendaraan dan sektor transportasi. Polusi juga diakibatkan aktivitas industri di wilayah sekitar Jakarta, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di kawasan Suralaya, Cilegon, Banten.

“Problemnya bukan hanya semata-mata transportasi di Jakarta. Ada persoalan-persoalan lain, misalnya pembakaran industri-industri di sekitar Jakarta, salah satunya yang terkenal adalah Suralaya, yang menggunakan bahan bakar tidak ramah lingkungan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilansir dari Antara, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pramono mengatakan salah satu persoalan yang perlu dikendalikan adalah industri di wilayah penyangga Jakarta masih menggunakan bahan bakar batu bara. Kondisi tersebut membuat upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menekan emisi belum mampu menyelesaikan persoalan polusi udara Jakarta.

“Jadi, apa pun yang dilakukan pemerintah di dalam Jakarta dengan membuat mobil listrik, transportasinya diperbaiki, orang yang dulu naik transportasi pribadi ke transportasi umum. Menurut saya belum sepenuhnya akan menyelesaikan, kalau di suburban area atau daerah penyangga Jakarta ini masih diizinkan industrinya menggunakan pembangkit listrik tenaga batu bara,” papar Pramono.

Ilustrasi polusi udara. Foto: MI/Usman Iskandar

Dia berharap persoalan emisi dari wilayah aglomerasi tidak hanya ditangani Pemprov Jakarta. Perlu ada koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengatur industri di sekitar Jakarta.

“Dengan demikian, saya sebagai Gubernur Jakarta berharap ada juga koordinasi dengan pemerintah pusat agar yang memberikan kontribusi menyebabkan emisi yang masih tinggi itu bisa diatur bersama-sama,” kata Pramono.

(Achmad Zulfikar Fazli)