Petugas memasang patok penutupan JPL Liar di Petak Bangsalsari - Tanggul, Kabupaten Jember, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Humas KAI Jember
KAI Daop 9 Jember Tutup 11 Perlintasan Liar Jelang Libur Sekolah
Silvana Febiari • 9 June 2026 18:43
Jember: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menutup 11 perlintasan liar di Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Probolinggo. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api menjelang libur sekolah.
"Berdasarkan hasil evaluasi, penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelalaian dan pelanggaran pengguna jalan yang tidak patuh terhadap rambu-rambu dan aturan keselamatan di perlintasan sebidang," kata Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro, dilansir dari Antara, Selasa, 9 Juni 2026.
Untuk mengantisipasi kecelakaan, lanjut dia, salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah percepatan penutupan perlintasan liar yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun perjalanan kereta api.
Baca Juga :
Sepanjang tahun 2026, KAI Daop 9 Jember telah menutup 11 perlintasan liar yang teridentifikasi. Penutupan tersebut dilakukan oleh tim teknis KAI sekaligus untuk memastikan perlintasan tersebut tidak kembali digunakan masyarakat.
"Titik perlintasan liar yang ditutup berada di wilayah Kabupaten Jember sebanyak tiga titik, Kabupaten Banyuwangi tujuh titik dan Kabupaten Probolinggo satu titik," tuturnya.
Cahyo mengatakan langkah itu menjadi bagian dari upaya serius KAI dalam menekan angka kecelakaan di jalur kereta api. Sepanjang tahun 2026, tercatat tiga kasus temperan di perlintasan sebidang wilayah Daop 9. Dua kasus terjadi di Kabupaten Probolinggo, yakni di petak jalan Probolinggo–Leces dan Grati–Bayeman.
"Kemudian, satu kejadian temperan terjadi di Kabupaten Jember di petak jalan Arjasa–Kotok yang menyebabkan satu korban meninggal dunia," ungkapnya.

Petugas memasang patok penutupan JPL Liar di Petak Bangsalsari - Tanggul, Kabupaten Jember, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Humas KAI Jember
Menurutnya, penutupan perlintasan liar merupakan salah satu fokus utama perusahaan dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat. “Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Penutupan perlintasan liar menjadi langkah preventif yang terus kami lakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan," jelasnya.
Selain penutupan perlintasan liar, KAI Daop 9 Jember juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diwajibkan berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, baik pada perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga.
Melalui berbagai langkah preventif yang terus dilakukan, termasuk penutupan perlintasan liar, sosialisasi keselamatan, dan pengawasan di lapangan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk memastikan perjalanan kereta api tetap selamat, aman, dan lancar selama masa libur sekolah tahun 2026.