Fasilitas nuklir Iran di Bushehr. (Anadolu Agency)
IAEA Sebut Fasilitas Nuklir Iran di Khondab Rusak Parah usai Diserang
Willy Haryono • 30 March 2026 07:34
Wina: Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi bahwa fasilitas produksi air berat di Khondab, Iran, mengalami “kerusakan parah” dan kini tidak lagi beroperasi akibat terkena serangan udara.
Dalam pernyataan di platform X pada Minggu, IAEA menyebut konfirmasi tersebut didasarkan pada analisis independen citra satelit serta pengetahuan teknis mengenai instalasi tersebut, yang merupakan bagian dari fasilitas nuklir Iran.
Dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 30 Maret 2026, IAEA juga menegaskan bahwa fasilitas yang terkena serangan tidak menyimpan bahan nuklir yang dideklarasikan pemerintah Iran.
Sebelumnya di hari Jumat, lokasi tersebut menjadi sasaran serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran pada 28 Februari. Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Eskalasi tersebut turut berdampak pada stabilitas kawasan serta gangguan pasar global.
Baca juga: Iran Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Nuklir NPT