Jurnalis foto Anadolu, Issam Rimawi, terluka setelah terkena peluru karet yang ditembakkan tentara Israel di Tepi Barat. (Anadolu Agency)
Tentara Israel Tembak Jurnalis Foto dengan Peluru Karet di Tepi Barat
Willy Haryono • 10 October 2026 17:16
Ramallah: Tentara Israel menembak seorang jurnalis foto Palestina dari kantor berita Anadolu, Issam Rimawi, dengan peluru karet di Tepi Barat pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Sebelumnya, para petani di Desa Deir Nizam dekat Ramallah telah meminta bantuan aktivis untuk memanen buah zaitun setelah serangan pemukim ilegal Israel menghambat mereka mengakses lahan pertanian.
Menanggapi permintaan tersebut, para petani menuju lahan mereka bersama sejumlah besar aktivis untuk memanen buah zaitun. Namun, warga Israel tiba di lokasi dan menyerang warga Palestina serta para aktivis ketika mereka sedang mengumpulkan buah zaitun.
Pasukan Israel kemudian tiba di lokasi, berpihak kepada para pemukim Israel tersebut, serta menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah warga Palestina.
Rimawi yang sedang meliput proses panen zaitun di kawasan tersebut terkena peluru karet yang ditembakkan tentara Israel di bagian betis kanannya.
Setelah dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan, Rimawi mengatakan terjadi bentrokan antara warga Israel dan warga Palestina sebelum pasukan Israel tiba dan menyerang warga Palestina.
Ia mengatakan tentara Israel kemudian melepaskan tembakan ke arah mereka meskipun para jurnalis mengenakan rompi dan helm pers yang menandai mereka sebagai wartawan.
Rimawi mengatakan dirinya masih menunggu penanganan di unit gawat darurat sebuah rumah sakit di dekat lokasi.
Sejak Oktober 2023, pasukan Israel dan warga Israel disebut meningkatkan serangan terhadap warga Palestina serta properti mereka di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Menurut data Palestina, sebanyak 1.210 orang tewas, 13.350 orang terluka, dan 26.000 orang ditangkap selama periode tersebut.
Baca juga: Pasukan Israel Tangkap Tiga Warga Palestina dan Jurnalis AS di Tepi Barat