Pasukan Israel Tangkap Tiga Warga Palestina dan Jurnalis AS di Tepi Barat

Pasukan Israel dalam operasi darat di Tepi Barat. (Anadolu Agency)

Pasukan Israel Tangkap Tiga Warga Palestina dan Jurnalis AS di Tepi Barat

Willy Haryono • 16 September 2026 10:22

Hebron: Pasukan Israel menangkap tiga warga Palestina dan seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) dalam insiden terpisah di wilayah pendudukan Tepi Barat bagian selatan pada Selasa kemarin, menurut keterangan saksi mata. 

Mengutip Anadolu, Rabu, 16 September 2026, ketiga warga Palestina tersebut ditahan saat berada di lahan milik mereka sendiri di dekat Desa Al-Majd, sebelah selatan Hebron.

Dalam insiden terpisah, tentara Israel menghentikan kru media di sebuah pos pemeriksaan militer dekat Tuqu, sebelah selatan Bethlehem. Tentara kemudian menahan jurnalis lepas Naqa Hamed dan membebaskan anggota kru lainnya.

Hamed, warga negara AS yang tinggal di Silwad, sebelah timur laut Ramallah, ditahan saat dalam perjalanan pulang setelah menjalankan tugas peliputan di Hebron.

Media Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Hamed bekerja untuk stasiun televisi pemerintah Iran, Press TV, dan ditahan di pos pemeriksaan sementara di sebelah tenggara Bethlehem.

Mereka mengklaim Hamed ditahan karena pekerjaannya untuk stasiun televisi Iran tersebut. 

Ia disebut dapat menghadapi penyelidikan atas dugaan bekerja sama dengan apa yang disebut surat kabar itu sebagai “organisasi musuh” serta kemungkinan terlibat dalam kegiatan mata-mata.

Keluarga Hamed mengatakan ia ditahan saat kembali dari tugas peliputan di Tepi Barat. Keluarganya menuding Israel menargetkan Hamed karena pemberitaan sebelumnya mengenai Qusra, sebuah kota Palestina yang disebut menghadapi serangan dari warga Israel.

Diketahui pasukan Israel telah meningkatkan operasi di Tepi Barat yang diduduki sejak 8 Oktober 2023, sehari setelah perang Israel-Hamas di Jalur Gaza dimulai. 

Operasi tersebut juga mencakup Yerusalem Timur dan dilaporkan melibatkan pembunuhan, penangkapan, pengusiran paksa, penghancuran rumah, serta perluasan permukiman Israel. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Lebih dari 20 Senator AS Minta Laporan soal Kekerasan di Tepi Barat

(Willy Haryono)