Asap dari serangan Israel di Gaza. (Anadolu Agency)
Tokoh Hamas Ali al-Amoudi Diduga Selamat dari Serangan Israel di Gaza
Willy Haryono • 4 October 2026 14:06
Gaza: Israel diduga gagal membunuh pemimpin senior kelompok Hamas Ali al-Amoudi dalam serangan udara di Kota Gaza. Penilaian Israel menunjukkan upaya pembunuhan terhadap al-Amoudi kemungkinan tidak berhasil.
Mengutip Anadolu pada Minggu, 4 Oktober 2026, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa penilaian Israel mengarah pada kemungkinan gagalnya upaya pembunuhan Ali al-Amoudi, tokoh terkemuka sayap politik Hamas di Gaza, dalam serangan pada Sabtu malam.
Media lokal Israel mengatakan terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti. Namun, Israel masih kesulitan mendapatkan konfirmasi bahwa upaya pembunuhan tersebut berhasil meski beberapa jam telah berlalu.
Sebelumnya pada Sabtu, lembaga penyiaran publik Israel KAN melaporkan bahwa militer Israel berupaya membunuh al-Amoudi dalam serangan yang dilancarkan pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari.
al-Amoudi merupakan pemimpin de facto Hamas di Gaza dan salah satu kandidat utama untuk secara resmi memimpin Hamas di wilayah tersebut dalam pemilihan internal rahasia yang diperkirakan akan digelar.
Lembaga penyiaran tersebut mengatakan laporan dari Gaza menyebut lima orang tewas dalam serangan tersebut, tetapi nama al-Amoudi tidak tercantum dalam daftar korban tewas. Hingga kini, nasibnya masih belum diketahui.
Sumber Hamas mengatakan bahwa al-Amoudi memimpin departemen media kelompok tersebut dan merupakan anggota biro politik Hamas sebelum perang dimulai pada 8 Oktober 2023.
Diketahui usai pemimpin Hamas Yahya Sinwar dan wakilnya, Rawhi Mushtaha, tewas pada 2024, al-Amoudi menjadi wakil Khalil al-Hayya yang saat itu memimpin Hamas di Gaza, menurut sumber tersebut.
Setelah al-Hayya terpilih sebagai kepala biro politik Hamas pada Juli 2026, al-Amoudi bertanggung jawab menjalankan Hamas di Gaza sebagai pemimpin sementara hingga pengganti al-Hayya terpilih, kata sumber tersebut.
Menurut sumber, lima warga Palestina, termasuk empat perempuan yang dua di antaranya merupakan penganut Kristen, tewas dan enam lainnya terluka dalam serangan udara Israel pada Sabtu dini hari yang menghantam sebuah apartemen di Gaza City bagian barat.
Sumber tersebut mengidentifikasi korban tewas sebagai Maysa Abu Daoud, 55, putrinya Maria Abu Daoud, 36, Yasmin al-Boubou, 48, Halloum al-Boubou, 23, dan Bilal Ali Ouda, 20.
Serangan tersebut terjadi di tengah berlanjutnya pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Serangan Israel di Gaza Tewaskan 5 Orang, Tokoh Hamas Jadi Target Utama