Kanselir Jerman Friedrich Merz. (Anadolu Agency)
Jerman Tegaskan Dukungan untuk Keamanan Israel dan Pembentukan Negara Palestina
Willy Haryono • 7 October 2026 16:57
Berlin: Kanselir Jerman Friedrich Merz kembali menegaskan dukungan Jerman terhadap keamanan Israel sekaligus menyerukan pembentukan Negara Palestina yang berdampingan dengan Israel sebagai jalan terbaik menuju perdamaian dan keamanan di kawasan.
Merz, politikus konservatif yang telah lama mendukung Israel, menegaskan kembali sikap tersebut melalui pernyataan tertulis pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Ia mengatakan Jerman berdiri teguh bersama Israel, dan warga Israel dapat mengandalkan komitmen Berlin.
Merz menyalahkan kelompok pejuang Palestina Hamas atas konflik yang berlangsung saat ini, dan mengatakan Jerman mengenang para korban serangan 7 Oktober 2023, para penyintas, serta mantan sandera.
Jerman, lanjut dia, menyatakan solidaritas kepada keluarga korban dan berduka atas mereka yang meninggal.
Keamanan dan Negara Palestina
“Kami berdiri untuk keamanan dan eksistensi Israel. Itu adalah pelajaran dari Shoah dan bagian dari identitas Jerman,” kata Merz, seperti dikutip dari Anadolu Agency.Shoah, istilah dalam bahasa Ibrani untuk Holocaust, merujuk pada pembunuhan sistematis sekitar 6 juta orang Yahudi oleh Nazi Jerman selama Perang Dunia II.
Merz kembali menyerukan solusi politik untuk konflik Israel-Palestina. Menurutnya, tugas saat ini adalah meletakkan dasar bagi tatanan baru yang memungkinkan warga Israel, Palestina, dan negara-negara tetangga hidup dalam perdamaian dan keamanan.
“Pemerintah Jerman berkomitmen terhadap hal ini,” katanya. “Menurut keyakinan kami, tujuan ini paling baik dicapai melalui pembentukan negara Palestina yang berdampingan dengan Israel.”
Antisemitisme di Jerman
Merz juga memperingatkan meningkatnya antisemitisme di Jerman yang, menurutnya, terlalu sering dibiarkan tanpa perlawanan. Ia berjanji bahwa pemerintah akan melakukan segala upaya untuk memerangi antisemitisme dalam berbagai bentuknya, baik yang baru maupun yang telah lama ada.“Orang-orang Yahudi harus dapat hidup tanpa rasa takut di seluruh Jerman. Kehidupan Yahudi harus terus berkembang dalam masyarakat kita,” kata Merz.
“Karena itu, kami bertindak dengan segala ketegasan terhadap insiden dan serangan antisemit.”
Merz mengatakan pemerintah akan menentang pihak-pihak yang merelatifkan atau mempertanyakan hak Israel untuk tetap ada. Menurutnya, sikap tersebut akan dilakukan bukan hanya pada peringatan ini, tetapi setiap hari.
Baca juga: Israel Serbu Al-Aqsa 26 Kali pada September, Azan di Hebron Dilarang 150 Kali