Gedung PT Agrinas Palma Nusantara. Foto: Agrinaspalma.co.id
PT Agrinas Palma Nusantara Didorong Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Andika Fauzan Azhari • 12 September 2026 15:27
Jakarta: Utusan Khusus Presiden bersama Badan Pengelola BUMN memberikan pengarahan strategis kepada jajaran Direksi, Dewan Komisaris, serta perwira TNI dan purnawirawan yang bertugas di PT Agrinas Palma Nusantara.
Pengarahan tersebut berfokus pada penguatan tata kelola korporasi dan penegasan peran perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan serta energi nasional.
Hadir dalam agenda tersebut Utusan Khusus Presiden Zacky Anwar Makarim, Mazni Harun, dan Tono Suratman, serta Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN Tedi Bharata. Pertemuan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan penugasan negara dapat dijalankan secara terukur dan akuntabel.
Sebagai korporasi yang terbentuk dalam waktu relatif singkat, penguatan sistem internal menjadi salah satu prioritas PT Agrinas Palma Nusantara. Tata kelola perusahaan terus dibenahi melalui penerapan skema penjualan satu pintu, e-trading, e-procurement, serta pencatatan yang tertib dan akuntabel.
Langkah tersebut diarahkan agar kecepatan eksekusi perusahaan tetap berjalan seiring dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan korporasi.

(Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com)
Sawit jadi penopang ketahanan pangan dan energi
PT Agrinas Palma Nusantara dinilai memiliki peran strategis karena mengelola sektor kelapa sawit yang menjadi salah satu keunggulan komparatif Indonesia di tingkat global.
Sektor kelapa sawit diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan dalam menjaga ketahanan pangan, mendukung kemandirian energi, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk memperkuat operasional di lapangan, penugasan perwira aktif maupun purnawirawan TNI diharapkan dapat membawa nilai kedisiplinan, integritas, dan kepemimpinan ke dalam organisasi.
Seluruh jajaran PT Agrinas Palma Nusantara juga didorong bergerak dalam satu visi, yakni one company, one mission, one standard of accountability.
Kesatuan visi tersebut diharapkan memastikan setiap penugasan strategis negara dapat memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.